oleh

Film Dokumenter Karst Maros Masuk Nominasi Eagle Award

BERITAMAROS.COM — Film dokumenter yang mengangkat tentang gugusan karst Maros, ‘Pejuang Dari Gua Purbakala’ masuk nominasi lima besar Antologi Film Dokumenter Eagle Awards ke-11 bertema ‘Merajut Indonesia’.

Eagle Awards
Trailer film dokumenter Pejuang dari Goa Purbakala. (Ist.)

Film ini akan diputar di lima tempat, yaitu di Universitas Hasanuddin pada 20 Oktober, Aula Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 22 Oktober, Universitas Negeri Semarang pada 27 Oktober, Universitas Tadaluko Palu pada 29 Oktober dan Institut Francis Indonesia pada 29 Oktober.

Sutradara film itu, Nurtaqdir Anugrah menyebut prestasi itu berkat keseriusan mereka menggarap film yang sekaligus mencerminkan keprihatinan mereka. Film itu memang dengan kreatif dan kritis menceritakan perjuangan pemuda lokal melindungi karts.

“Penambangan karst yang semakin meluas tanpa memperhatikan lingkungan dan situs pra-sejarah membuat kami tergerak membuat film itu, syukurlah mendapat apresiasi tinggi,” katanya, mengutip Fajar Online, Minggu (18/10/2015).

Dia mencontohkan, kondisi Bulu Barakka yang hampir saja ditambang perusahaan marmer, padahal di tempat tersebut terdapat situs pra-sejarah. Sehingga diharapkan tak dikeluarkan izin penambangan agar memperhatikan pelestarian alam dan situs tersebut.

Nurtaqdir berharap, warga Maros dan Sulsel mensupport film itu dengan memberi penilaian melalui laman ini; http://eagleawards-doc.com/vote/detail/1. Saat ini, ‘Pejuang dari Gua Purbakala’ menampati posisi keempat dan akan terus dievaluasi hingga pengumuman pemenang pada Desember nanti. (BM4)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru