PDAM Maros

Disbudpar Maros Sosialisasi Pemanfaatan Cagar Budaya

MAROS – Guna memberi pemahaman tentang cagar budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros menggelar Sosialisasi Undang Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, Kamis (9/11/2017).

Sosialisasi Undang Undang Cagar Budaya oleh Disbudpar Maros. (Ist.)

Dua pemateri yang dihadirkan dalam sosialisasi itu, yakni Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Maros Muh Ramli dan anggota TACB Maros Lory Hendrajaya. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan bisa berperan dalam pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya.

Kepala Disbudpar Maros Rahmat Burhanuddin mengatakan, sosialisasi ini sebagai upaya Pemkab Maros melestarikan dan melindungi cagar budaya. Juga memotivasi para praktisi cagar budaya untuk melestarikan budaya bangsa.

“Di Maros ada sekitar 289 situs cagar budaya. Situs-situs itu yang harus dijaga kelestarian dan pemanfaatannya. Karenanya sosialisasi ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk menyebarluaskan informasi tentang cagar budaya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua TACB Maros Muh Ramli mengatakan, sosialisasi ini sebagai upaya memberikan pemahaman terhadap pengelolaan cagar budaya.

“Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan peserta bisa memahami pemanfaatan cagar budaya. Karena pesertanya merupakan guru atau pengajar, setelah hadir di sini bisa menyampaikan ke siswannya tentang cagar budaya dan pemanfaatannya,” ungkapnya.

Dia menilai pemanfaatan cagar budaya di Maros sudah memenuhi kriteria. Hal itu nampak dari penataan yang dilakukan melalui kaidah konservasi dan pelestarian.

“Seperti di Gua Timpuseng, mereka membuat jalan yang dilapisi papan atau tidak menggunakan bahan-bahan yang bisa merusak, seperti semen. Saya kira itu bisa ditiru,” ujarnya.

Olehnya itu dia berharap pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya bisa semakin giat dilaksanakan. Karena cagar budaya adalah milik masyarakat. Apalagi Maros hampir memiliki semua kriteria tinggalan.

“Kriteria itu, ada prasejarah, kolonial, islam dan ada jepang. Semuanya lengkap di sini,” sebutnya. (*)

Leave a Reply