PDAM Maros

DPRD Maros Minta Dinas Kopumdag Razia Gas Elpiji

MAROS – Komisi II DPRD Maros meminta Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan atau Kopumdag Maros melakukan razia gas elpiji 3 kilogram.

Komisi II DPRD Maros saat sidak gas elpiji 3 kilogram. (Ist.)

Anggota Komisi II DPRD Maros Suhartina Bohari mengemukakan, keresahan warga ini dianggap sudah berat. Apalagi untuk kalangan ibu rumah tangga. Hal itu disampaikannya usai melakukan sidak bersama di sejumlah agen dan pangkalan gas di Maros.

Sidak yang dilakukan bersama Ketua Komisi II DPRD Maros, HA Patarai Amir itu untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat akan kelangkaan dan melonjaknya harga gas 3 kilogram yang terjadi beberapa pekan ini.

“Berdasarkan laporan yang diterimanya, gas elpiji 3 kilogram dibeli warga bervariasi, mulai dari Rp20 ribu sampai Rp25 ribu,” ujarnya, melalui media, Kamis (14/12/2017).

Dia juga menilai, meningkatnya kebutuhan disebabkan penggunaannya semakin meluas dari yang dulunya hanya kalangan rumah tangga kini merambah ke industri kecil, yang tadinya satu rumah tangga hanya memiliki 1 tabung gas, sekarang sudah ada yang memiliki 2 hingga 3 tabung gas.

Sementara itu, seorang pemilik pangkalan gas elpiji 3 kilogram, Riko Listrik, Nikmawati menyampaikan, jatah gas elipiji 3 kilogram telah dibatasi untuk setiap pangkalan.

“Kami tidak bisa menjual dengan harga tinggi. Kami menjual sesuai harga yang ditetapkan Pertamina. Makanya kalau sekaitan dengan lonjakan harga di pasaran, kami tidak tahu menahu. Karena kami hanya menjual ke pengecer sesuai harga dari pertamina,” ungkapnya.

Setiap pangkalan hanya mendapatkan sekitar 40 tabung gas. Sementara dia melayani pengecer di bawahnya dengan harga Rp15.500 sesuai dengan harga yang ditetapkan Pertamina. (*)

Leave a Reply