PDAM Maros

Beredar SMS Ancaman Pasar Sentral Maros Mau Dibakar

MAROS – Seorang pedagang emas di Pasar Sentral Maros, Abdullah mengaku menerima pesan singkat (SMS) bernada ancaman dari seseorang yang belum diketahui identitasnya. Dalam SMS itu, tertulis ancaman Pasar Sentral Maros yang hendak dipindahkan ini akan dibakar.

SMS dari nomor 081385462096. (Ist.)

Saat ditemui, Abdullah mengaku sudah dua kali mendapatkan SMS seperti itu. Pertama, isi SMS bertuliskan; “hati2ki barangta tdk lama itu ada kebakarang.kasi tauki anggota2ta”. SMS ini diterima pada Jumat 22 Desember lalu.

“SMS kedua saya terima tadi malam, isinya hanya bertanya siapa kepala pasar. Pengirimnya nomornya sama, saya coba telepon nomor itu tapi sudah tidak aktif,” katanya, Selasa (26/12/2017).

Setelah berkoordinasi dengan sesama pedagang, pihaknya pun melaporkan hal itu ke Mapolres Maros. SMS itu dari nomor 081385462096. Menurutnya, ini adalah ancaman buat para pedagang pasar yang saat ini dalam proses pemindahan.

Dia juga mengatakan, pengalaman kebakaran yang pernah terjadi di Pasar Sentral Maros, diawali dengan adanya pesan dari seseorang. Baik dari SMS maupun telepon langsung dari seseorang yang tidak diketahui.

“Beberapa kejadian kebakaran dulunya itu diawali dengan adanya penyampian SMS dan juga telepon. Makanya kami sangat khawatir setelah menerima SMS itu. Semua pedagang ketakutan,” sebutnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Maros, AKP Jufri Natsir mengaku sudah menerima laporan itu dari pihak pedagang. Pihaknya masih melakukan pendalaman karena laporannya itu baru diterima.

“Iya benar kami sudah menerima laporan itu. Nanti kita lihat dulu, karena laporannya baru kita terima semalam,” singkatnya.

Diketahui, pihak Pemkab Maros saat ini tengah melakukan upaya pemindahan pedagang pasar ini ke Pasar Rakyat Butta Salewangang atau Pasar Tradisional Moderen (Tramo) Maros. Ditargetkan, pemindahan ini akan rampung pada Januari tahun 2018 mendatang. (*)

Leave a Reply