Penipuan Penutup Meteran Listrik Kembali Resahkan Warga Maros

MAROS – Penipuan yang mencatut nama PLN kembali marak di Maros. Penipuan ini membuat sejumlah warga dari 14 kecamatan mengeluh. Warga yang jadi korban telah mengadu ke PLN Rayon Maros.

Penutup meteran listrik. (Ist.)

Pelaku menjalankan aksinya dengan modus menjual penutup meteran secara paksa kepada warga. Harga penutup meteran sebesar Rp100 ribu dan ongkos pasang Rp20 ribu.

Manajer PLN Rayon Maros, Latif Prasetyo mengatakan, pihaknya tidak pernah menyarankan kepada warga untuk menggunakan penutup meteran.

“Penipu ini datangi rumah warga, lalu memasang penutup meteran. Setelah itu warga dimintai uang,” ujarnya, Jumat (12/1/2018).

Menurutnya, penutup meteran tersebut justru menyusahkan petugas PLN saat akan mencatat jumlah pemaikan konsumen. Pasalnya, penutup yang telah disekrup harus dibuka paksa.

Dia menyebut, salah satu korban penipuan berada di Komplek Haji Banca Maros. Berdasarkan keterangan korban, pelaku datang tiba-tiba ke rumahnya dan memasang penutup meteran.

“Kata korban yang melapor kepada kami, dia dimintai uang Rp120 ribu. Rp100 di antaranya biaya penutup dan Rp20 ribu sebagai ongkos pasang. Padahal pelaku ini hanya menggunakan dua sekrup,” katanya.

Karena itu, dia meminta kepada warga, jika mendapatkan penipuan seperti ini supaya segera difoto lalu disampaikan ke PLN atau ke polisi terdekat. Hal tersebut harus ditindak tegas supaya pelakukanya ditangkap.

“Penipu itu bikin resah dan sangat merugikan PLN dan warga. Kami minta semua pihak, supaya bekerjasama dan melaporkan jika menemukan oknum jual penutup meteran,” katanya. (*)

Leave a Reply