oleh

Bupati Maros Larang Guru dan Tenaga Kesehatan Ikut Pilkades

MAROS – Bupati Maros, HM Hatta Rahman tidak memberi izin atau melarang tenaga pendidik dan tenaga kesehatan untuk menjadi calon kepala desa dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar di Maros.

ASN Pemkab Maros. (Ist.)

Hal itu berdasarkan surat penyampaian Bupati Maros bernomor 141/14/DPMD tertanggal 10 Juli 2018.

Kabag Humas Pemkab Maros, Andi Darmawati B Situru mengemukakan, Pegawai Negeri Sipil atau PNS yang mencalonkan diri sebagai kepala desa, disamping harus memenuhi persyaratan, juga harus mendapat izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian, dalam hal ini Bupati Maros.

“Hal itu berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak, Pasal 35 Ayat 1,” ungkapnya, Rabu (18/7/2018).

Sementara dalam surat penyampaian itu ditegaskan pula aturan lain, yakni guru PNS dan guru non PNS sertifikasi serta tenaga kesehatan belum dapat diberi izin menjadi calon kepala desa, dengan pertimbangan bahwa tenaga pendidik dan tenaga kesehatan saat ini masih sangat dibutuhkan.

Alasan lain, bahwa secara kuantitatif, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan belum memenuhi kuota kebutuhan daerah. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru