Calon Mahasiswa Universitas di Maros Wajib Ikut Tes Baca Al Quran

MAROS – Universitas Muslim Maros (UMMA) menggelar ujian penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 gelombang I di Kampus I UMMA di jalan Dr Ratulang Maros.

Tes tulis calon mahasiswa UMMA. (Ist.)

Rektor UMMA, Prof Nurul Ilmi Idrus mengungkapkan, tes mengaji merupakan ciri khas Yapim yang sekarang menjadi UMMA. Tes ini sangat penting karena UMMA adalah universitas Muslim.

“Jadi, setelah lulus tes ini, akan ada sertifikat bagi peserta yang menjadi tanda bahwa mereka telah melewati tes ini,” ujarnya, Rabu (18/7/2018).

Rektor universitas pertama di Maros ini berharap, pada tahapan berikutnya berjalan dengan lancar dan kedepan UMMA akan lebih maju dan semakin menunjukkan eksistensinya. Apalagi jumlah gedung yang mulai ditambah serta fasilitas yang semakin ditingkatkan.

Adapun target jumlah mahasiswa yang diterima pada penerimaan mahasiswa baru perdana semenjak berubah status menjadi UMMA ini, yakni sebanyak 750-an orang. Pertimbangannya, berdasarkan jumlah gedung UMMA yang tampungannya berkisar pada angka tersebut.

Sementara ketua panitia penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 UMMA, Suryansyah Surahman mengatakan, ujian gelombang I ini diikuti 420 peserta yang merupakan pendaftar di 16 program studi di 4 fakultas.

Ujian ini dilakukan dua hari, dengan materi tes pengetahuan akademik dan tes baca Al Quran. Tes pengetahuan akademik terdiri atas agama Islam, matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, ekonomi, fisika, kewarganegaraan dan cabang ilmu lainnya.

Beberapa peserta tidak perlu mengikuti tes pengetahuan akademik, yakni mereka yang dinyatakan berprestasi. Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan UMMA terhadap calon mahasiswa yang berprestasi.

Untuk diketahui, pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 dilakukan sebanyak tiga gelombang. Gelombang I pada 17-18 Juli ini, gelombang II pada 23 Juli dan gelombang III pada September mendatang. (*)

Leave a Reply