Madrasah Ibtidaiyah Al Markaz Al Islami Maros Diresmikan

MAROS – Bangunan Madrasah Ibtidaiyah di bagian belakang Masjid Al Markaz Al Islami Maros diresmikan. Bangunan tiga lantai ini berdiri di atas lahan sekitar 500 meter, dengan lebar 21 meter dan panjang 8 meter.

Peresmian bangunan Madrasah Ibtidaiyah Al Markaz Al Islami Maros. (Ist.)

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Maros, Baharuddin. Sebelumnya, Pengurus masjid juga menggelar halal bihalal di aula masjid dan menghadirkan AGH Faried Wadjedy.

Ketua Harian Masjid Al Markaz Al Islami Maros, Thamrin Ramli mengatakan, madrasah itu awalnya dibangun pada Februari 2015. Dengan bantuan para jemaah masjid dan donatur lainnya, bangunan ini bisa dirampungkan dengan biaya total Rp808.687.850.

“Jika ditender, biaya yang lebih dari Rp800 juta, mungkin bisa mencapai satu miliar. Ini murni swadaya para jemaah,” katanya, Minggu (5/8/2018).

Madrasah ini dibangun lantaran kapasitas ruang kelas yang dulunya berada di lantai bawah masjid sudah tidak mampu lagi menampung jumlah siswa yang kini telah mencapai 200 orang dari semua tingkatan kelas, mulai kelas 1 hingga kelas 6. Belum lagi, untuk siswa TK/TPA yang juga menggunakan ruangan itu.

Sementara AGH Faried Wadjedy saat menyampaikan ceramah halal bihalal, meminta warga untuk mau menyekolahkan anaknya di pesantren. Hal ini ia sebut sama halnya mewakafkan sebidang tanah untuk masa depan akhirat. Menurutnya, pendidikan agamalah yang bisa menyelamatkan generasi bangsa dari berbagai ancaman saat ini.

“Dengan realitas saat ini, terkhusus dengan berbagai ancaman generasi muda, maka sangat cocoklah jika anak-anak kita sekolahkan di pesantren. Karena hanya pendidikan agama yang bisa menangkal itu semua. Lagi pula ini sama saja kita mewakafkan tanah di jalan Allah,” ujarnya. (*)

Leave a Reply