oleh

Tiga Pemuda Ditangkap Usai Lempar Rumah Warga dan Pos Polisi di Maros

MAROS – Tiga pemuda Pakere Simbang merusak dua unit mobil dan rumah warga serta pos polisi di kawasan kuliner Pantai Tak Berombak (PTB), Selasa (7/8/2018).

Pelaku pelempar pos polisi di Maros. (Ist.)

Ketiga pelaku tersebut yakni Indra (22), Dedy (21) dan Dandi (22). Mereka dibekuk saat melempar rumah warga di Labuang Turikale, Ansar.

Panit I Polsek Turikale Maros, Ipda Alfian menjelaskan, sebelum ditangkap para pelaku pesta ballo di area PTB. Setelah mabuk, pelaku mengambil batu dan melempar pos polisi.

Setelah melempar, pelaku boncengan tiga dengan mengendarai motor Yamaha Mio Sporty warna putih DD 3403 HQ menuju ke eks Terminal Maros.

“Saat tiba di eks terminal, pelaku berhenti dan mengambil batu. Mereka kemudian melempar rumah dan mobil warga. Lemparan tersebut mengenai jendela rumah dan kaca mobil yang parkir di garasi,” ujarnya.

Setelah melempar, Dandi yang bertugas membonceng langsung tancap gas menuju ke rumah lain di Labuang. Saat berada di depan rumah, pelaku berhenti dan mengambil batu di tepi jalan kemudian melempar rumah dan mobil yang sementara parkir di garasi. Setelah menjalankan aksinya, para pelaku berusaha melarikan diri.

“Setelah melempar, pelaku berusaha melarikan diri. Namun warga yang melihatnya mencegat pelaku dan mengamankannya,” katanya.

Warga menghubungi polisi dan menyampaikan hal tersebut. Tiba-tiba Dandi tancap gas, namun upaya untuk kabur gagal. Pelaku malah jatuh ke aspal, setelah ban motornya terselip.

Pelaku kemudian diamankan warga yang naik pitam. Beruntung, saat warga ingin mengeroyok pelaku, polisi tiba di lokasi. Pelaku kemudian digiring ke Mapolsek Turikale Maros.

“Pelaku ini menjalankan aksinya akibat pengaruh ballo. Mereka melempar lalu kabur. Saat di Labuang mereka kami tangkap saat akan diamuk massa,” katanya.

Sementara, para pelaku mengaku hanya iseng saat beraksi, hal itu disampaikan seorang pelaku Dandi, saat dintrogasi polisi.

“Setelah mabuk, kami lempar pos Polisi, baru ke eks terminal. Setelah itu kami ke Labuang. Kami tidak kenal dengan korban. Hanya pengaruh ballo saja,” katanya.

Para pelaku yang sudah lulus SMA tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Saat ini, para pelaku berada di sel tahanan Mapolsek Turikale Maros. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru