oleh

Warga Ampekale Maros Dapat Bantuan 230 Unit Penampungan Air Bersih

MAROS – Kepala Desa Ampekale Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, Rahim Manaj, telah membeli 230 unit penampungan air yang akan dibagikan kepada warga dalam dua hari ke depan.

Bak penampungan air bersih. (Ist.)

Ia mengatakan, bak air bersih tersebut diadakan supaya jika ada pembagian air bersih warga tidak kewalahan lagi untuk mencari ember besar atau penampungan air. Penampungan air bersih tersebut akan disimpan di depan rumah warga.

“Kami dari pihak desa sudah pengadaan sekitar 230 unit penampungan air bersih. Semuanya akan disebar. Kalau ada pembagian air, sudah ada tempat penampungan yang siap,” ujarnya, Rabu (15/8/2018).

Pada satu titik, ia akan menyimpan dua unit bak, masing-masing berkapasitas 1200 liter. Jadi satu titik, warga bisa menggunakan air 2200 liter. Setiap titik, diperuntukan untuk tiga sampai empat rumah. Nantinya, air dalam bak akan disuplai oleh truk tangki milik Desa Ampekale.

“Pengadaan bak tersebut diharapkan dapat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Kami masih berupaya untuk mencari lokasi yang cocok untuk pembuatan sumur,” jelasnya.

Warga kesulitan mendapatkan air bersih lantaran kekeringan melanda Ampekale sejak dua bulan terakhir. Sejumlah sumur pribadi maupun umum, mengering.

Untuk mendapat air, warga rela berjalan kaki menempuh jarak dua kilometer melalui pematang. Mereka mengambil air yang berada di tambak atau empang.

Seorang warga, Rahma (28) mengatakan, sulitnya mendapatkan air bersih sudah terjadi sebulan terakhir. Kondisi sumur sudah kering dan retak. Kondisi tersebut dialami oleh warga setiap tahun.

Air empang yang didapatkan oleh warga, digunakan untuk mencuci pakaian, mandi dan keperluan lainnya. Air empang tersebit asing, kotor dan berbau. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru