oleh

Mahasiswa Universitas Muslim Maros Turun ke Sawah

-BERITA, RAGAM-359 views

MAROS – Mahasiswa Universitas Muslim Maros (Umma) tanam padi di Dusun Moncongbori Desa Mattoanging Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros.

Mahasiswa UMMA saat tanam padi. (Ist.)

Kegiatan tanam padi jenis IP300 itu digelar mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) dan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Himagro) Fakultas Pertanian Peternakan dan Kehutanan (Fapertahut) bekerjasama dengan Kelompok Tani Sipatokkong dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mujur Kembang Jaya.

Ketua Umum Himagri Umma, Muhammad Nur mengatakan, jika mahasiswa memang seharusnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, apalagi mahasiswa pertanian.

“Mahasiswa, untuk dikatakan sebagai aktivis, bagi saya bukan hanya berorasi di jalanan dalam aksi demonstrasi. Tetapi, aktivis adalah mereka yang turun langsung ke lapangan, berbaur dengan masyarakat. Apalagi kita ini mahasiswa pertanian, sewajarnya untuk membantu petani dalam memajukan sektor pertanian, khususnya di Maros,” ujarnya, Rabu (12/9/2018).

Sementara Ketua Umum Himagro Umma, Jasman Muhammad Putra menyampaikan, jika harusnya mahasiswa memang menjalankan tri darma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat dengan turun langsung dan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita memang seharusnya lebih mengedepankan kebermanfaatan di masyarakat, tak sebatas berkutat pada bangku perkuliahan, kita butuh implementasi langsung di lapangan. Begitulah sepantasnya mahasiswa,” ujarnya.

Wakil Dekan I Fapertahut Umma, Dr Arifin menyampaikan sangat mendukung setiap kegiatan positif yang diadakan oleh mahasiswa. Pihaknya memberi ruang yang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk berkarya. Apalagi untuk setiap kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel, A Muh Irfan AB juga mengatakan mendukung kegiatan yang digelar oleh mahasiswa pertanian Umma.

“Kami sangat mendukung apa yang dilaksanakan adik-adik dari mahasiswa pertanian. Inilah aslinya mahasiswa, yang turun langsung ke sawah. Saya mengajak semua untuk bekerja sama dalam mengembangkan pertanian di Maros,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru