oleh

Bawaslu Sulsel Ajak Warga Maros Jaga Integritas Pemilu

MAROS – Penyelenggara, proses dan hasil pada pemilihan umum harus memiliki integritas, agar dapat menciptakan Pemilu 2019 yang bersih, jujur dan adil.

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019 di Maros. (Ist.)

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Divisi Hukum Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Dr Adnan Jamal saat membawakan materi dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019 di di Hotel Grand Town Mandai Maros, Rabu (19/9/2018).

“Kalau mau pemilu yang bersih, jujur, adil dan yang lainnya itu semua harus berintegritas. Para penyelenggara harus menjaga integritasnya, tidak ada toleransi pada pelanggaran. Begitu pula proses dan hasil dari Pemilu, harus berintegritas juga,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, bahwa salah satu peran semua pihak dalam menjaga integritasnya, yakni melawan keras money politic.

“Untuk menjaga integritas itu, kita harus menghindari pelanggaran yang masih sering terjadi, yakni praktik money politic atau politik uang. Menjanjikan saja sudah dikenai hukuman atau dilakukan proses, apalagi ketika memberi materi, tentu akan ditindaklanjuti, sebagaimana prosedur yang berlaku,” tegasnya

Sosialisasi yang digelar oleh Bawaslu Sulsel ini dihadiri oleh 80 lebih peserta yang merupakan utusan dari Organisasi Masyarakat Sipil, Partai Politik dan Media Massa se Kabupaten Maros.

Pemateri lain dalam sosialisasi ini, yakni akademisi dan mantan Ketua KPU Sulsel, Dr Iqbal Latif, Komisioner Bawaslu Sulsel, Hasmaniar dan Kepala Badan Kesbangpol Maros, Andi Dainuri. Kegiatan ini dipandu oleh Ketua Bawaslu Maros, Sufirman dan komisioner Bawaslu Maros lainnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru