oleh

Alasan KNPI Sulsel Tunjuk Karateker di Maros

-BERITA, RAGAM-342 views

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan resmi menunjuk korodinator wilayah (Korwil) Maros, Andi Tenri Pada sebagai karateker KNPI Maros.

Pengurus KNPI Sulsel, Andi Tenri Pada.

Penunjukan itu berdasarkan hasil rapat pengurus harian KNPI Sulsel yang digelar pada 16 Oktober 2018 lalu di Sekretariat KNPI Sulsel. Tugas utama karateker ini, akan secepatnya menggelar Musyarah Daerah (Musda) ulang untuk KNPI Maros.

Andi Tenri Pada mengatakan, sebagai Korwil Maros, dirinya diperintahkan oleh KNPI Sulsel untuk menyelesaikan persoalan yang ada di KNPI Maros yang selama ini membuat organisasi tidak berjalan karena kepengurusan belum juga defenitif meski Musda telah digelar pada Oktober 2017.

“Jadi ini berdasarkan hasil rapat pengurus harian yang dihadiri sebagian besar pengurus KNPI Sulsel, termasuk dari BKPRMI. Saya sebagai Korwil Maros, ditunjuk menjadi karateker untuk menyelesaikan persoalan di KNPI Maros, termasuk nantinya akan menggelar Musda ulang,” ujarnya, melalui media, Selasa (6/11/2018).

Dia mengaku, jika persoalan awal ditubuh KNPI Maros ada pada posisi sekretaris. Setelah adanya mediasi, nama Ali Rusdi yang diusung oleh Ketua KNPI Maros terpilih disepakati akan menduduki posisi itu. Belum usai di situ, Alwasliah yang merupakan salah satu organisasi terhimpun di KNPI mengajukan protes ke KNPI Sulsel terkait keterwakilan mereka di formatur.

Awalnya memang terhambat karena tidak cocok di posisi sekretaris. Tapi setelah kami lakukan mediasi, termasuk oleh Ketua KNPI Sulsel, akhirnya disepakatilah Ali Rusdi sebagai sekretaris. Nah yang jadi masalah, ada surat dari Alwasliah yang memprotes keterwakilan mereka di formatur. Kita pasti gubris, karena ini organisasi yang terhimpun dalam KNPI,” paparnya.

Selanjutnya, Ketua Formatur KNPI Maros, Asri Said diminta untuk melakukan rapat formatur ulang untuk mengganti salah satu formatur yang tidak mewakili organisasi Alwasliah. Namun, permintaan itu tidak dilaksanakan oleh formatur dengan alasan tidak akan mengganti formatur yang sudah disepakati di awal. Akibatnya, SK untuk mendefenitifkan kepengurusan KNPI Maros tidak dikeluarkan oleh KNPI Sulsel.

“Kita sudah melakukan mediasi sampai tiga kali. Tapi ketua formatur tetap tidak mau melakukan rapat ulang untuk mengganti keterwakilan Alwasliah. Padahal sederhana saja. KNPI Sulsel juga tidak mungkin mau keluarkan SK kalau masih ada masalah yang tidak terselesaikan. Apalagi ini OKP sudah tiga kali bersurat ke KNPI Sulsel,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) untuk mempersiapkan Musda ulang, termasuk verifikasi OKP yang seharusnya tidak masuk, tapi malah memilih di Musda KNPI Maros sebelumnya.

“Jadi ada beberapa OKP yang di pusat itu belum masuk, seperti Tidar dan Pemuda Nasdem, namun di Musda KNPI Maros lalu, mereka sudah masuk. Makanya itu akan kita verifikasi juga di Rapimda sebelum Musda,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru