oleh

OKP Maros Tolak Karetaker dari KNPI Sulsel

-BERITA, RAGAM-223 views

Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) menolak penunjukan karetaker oleh pengurus KNPI Sulsel. Apalagi karetaker tersebut akan mengganti posisi Ketua KNPI Maros terpilih hasil Musda, Asri Said.

Calon Ketua KNPI Maros dalam Musda 2017.

Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) menyatakan menolak penunjukan pengurus KNPI Sulsel Korwil Maros, Tenripada sebagai karateker.

Ketua GPN Maros, Muh Taslim mengatakan, penununjukan karetaker yang dilakukan KNPI Sulsel jelas mencederai demokrasi dan hasil Musyawarah Daerah (Musda) XIV KNPI Maros.

“Kami menolak keras penunjukan kareteker Ketua KNPI Maros. Pada Musda lalu, saya selaku pemegang mandat mendukung Asri Said sebagai Ketua KNPI Maros. Teman-teman di OKP lain juga begitu,” ujarnya.

Penunjukan karetaker tersebut membuat GPN Maros kecewa dengan kebijakan pengurus KNPI Sulsel, seharusnya mereka menjadi panutan pemuda di daerah. Bukan malah merusak hasil Musda.

Dia mengatakan, alasan KNPI Sulsel yang melakukan karetaker, tidak terlalu berdasar. Karetaker dilakukan untuk kepentingan oknum.

Pasalnya, jumlah peserta yang hadir pada Musda sudah memenuhi persyaratan dan dinilai layak dilakukan pemilihan.  Namun setelah berjalan setahun, masalah baru dimunculkan dengan alasan satu OKP prites, yakni Alwasliah.

“Karetaker ini tidak sesuai mekanisme. Kalau hanya satu OKP yang tidak terakomodir, itu tidak masalah. Kan tetap Qorum. Satu OKP menggugurkan semua suara pendukung Asri Said,” jelasnya.

Dia curiga, ada oknum yang permainkan internal KNPI Maros. Hal tersebut membuat KNPI Sulsel mencekal pelantikan dan akan mengganti kepengurusan Asri Said.

Dia mempertanyakan dasar KNPI Sulsel yang ingin mengganti Asri Said Ketua KNPI Maros, pengurus KNPI Sulsel terkesan bertindak semaunya dan akan memecah pemuda Maros.

Dia juga menolak dilakukan Musda ulang. Jika Musda tetap dilakukan, dia akan melakukan hal yang lain dan masih dirahasiakan.

Dia berharap, KNPI Sulsel membatalkan karetaker tersebut dan segera melantik kepengurusan Asri Said.

“Kami minta, hasil Musda jangan dicederai. Batalkan karetaker. Segera lantik kepengurusan Asri Said,” tegasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terbaru