oleh

Cakades Petahana Desa Labuaja Maros Laporkan Dugaan Politik Uang

Pasca pemungutan suara dan rekapitulasi suara Pemihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Maros pada 31 Oktober lalu, masih ada sejumlah polemik yang terjadi.

Cakades petahana Desa Labuaja, Nurbaeti Lanti saat melaporkan dugaan politik uang.

Calon Kepala Desa (cakades) petahana Desa Labuaja Kecamatan Cenrana, Nurbaeti Lanti membuat pengaduan terkait dugaan praktek politik uang atau money politic yang dilakukan oleh cakades rivalnya.

Laporan resmi itu sudah dimasukkan ke Panitia Pilkades, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Maros dan Bupati Maros, HM Hatta Rahman.

Dia mengatakan, dalam laporan tersebut, tertera pengakuan beberapa warga yang didatangi oleh tim sukses salah satu cakades, jelang hingga hari H pemungutan suara.

“Pengakuan warga yang mengaku dititipi amplop, kami lampirkan dalam bentuk CD. Itu untuk melengkapi laporan tim Nurbaeti Lanti,” katanya, Kamis (8/11/2018).

Seorang warga, VN beserta suaminya juga mengaku didatangi langsung oleh calon. Dia disodorkan amplop berisi uang. Namun hal itu ditolak. Selain itu masih ada beberapa warga yang mengungkapkan hal yang sama.

Dirinya berharap, laporannya tersebut mendapat perhatian dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada Pilkades.

“Kami tidak akan membiarkan pesta demokrasi rusak akibat ulah oknum, yang melakukan politik uang,” tegasnya.

Cakades nomor urut 1 tersebut melanjutkan, enam hari sebelum pencoblosan, empat cakades Labuaja telah berkomitmen untuk tidak melakukan politik uang atau mencederai Pilkades. Komitmen tersebut disertai dengan tanda tangan masing-masing calon di atas kertas bermaterai. Namun kesepakatan tersebut masih dilanggar.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Maros, Muh Aris, berjanji menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami akan melakukan pertemuan bersama pihak yang berwenang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil hitung suara Pilkades Labuaja 2018, cakades nomor urut 2, Asdar meraih 560 suara. Cakades nomor urut 1 Nurbaeti Lanti 488 suara. Cakades nomor urut 3 Asmar meraih 141 suara. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru