oleh

Warga Maros Perlu Ketahui: Body Shaming atau Mengolok Bentuk Fisik Seseorang Bisa Dipidana

Ungkapan seperti ‘kamu gendut’ atau semacamnya sering terdengar di keseharian, baik diucapkan secara langsung atau melalui media sosial. Hati-hati, perilaku mengolok-olok tersebut bisa termasuk tindak pidana dan pelakunya bisa dipenjara.

Ilustrasi body shaming.

Menurut psikolog Universitas Indonesia, Bona Sardo, komentar semacam itu dikenal sebagai body shaming yang sifatnya mengolok bentuk fisik seseorang.

Body shaming berarti bentuk ujaran atau ungkapan yang ditunjukkan kepada orang tertentu dengan tujuan menjelek-jelekkan atau mendiskreditkan kondisi fisik seseorang secara keseluruhan atau spesifik mulai dari wajah, rambut, sampai ke bagian tubuh yang lebih di bawah lagi seperti torso, pinggul, paha, kaki, pokoknya semuanya,” ujarnya, mengutip¬†detikHealth, Ahad (25/11/2018).

Dikutip dari CNN Indonesia, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Adi Deriyan mengatakan korban body shaming bisa melaporkan perbuatan body shaming ke kepolisian dan dijerat dengan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Bahwa yang diarahkan itu bentuknya harus mengandung unsur penghinaan, menjatuhkan harkat dan martabatnya, diketahui oleh orang banyak sehingga dia merasa tercemarkan dengan kalimat body shaming itu, dia menjadi bahan bully-an sehingga orang itu merasa tidak enak,” tuturnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru