oleh

Petani di Mandai Maros Tewas Rebutan Air Sawah

*Kacong tewas setelah duel maut dengan Rasyid

Petani warga Dusun Padaelo Desa Tenrigangkae Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, Kacong (50) tewas mengenaskan setelah mengalami tebasan parang oleh rekannya sesama petani, Rasyid (46), karena rebutan air pengairan sawah, Minggu (2/12/2018).

Ilustrasi tewas ditebas parang.

Kacong tewas setelah duel maut dengan Rasyid, yang juga tetangganya. Kejadian berawal saat Rasyid sedang menggarap sawahnya menggunakan traktor. Namun, karena air di sawahnya tidak memungkinkan untuk digarap, dia membuka saluran air pematang.

Tidak terima pintu saluran air dibuka oleh pelaku, maka korban, Kacong mendatangi pelaku. Dia memarahi pelaku dan melarang membuka pintu air yang mengarah ke sawah pelaku.

“Karena terima perlakuan pelaku, korban naik pitam hingga keluarlah kata-kata kotor dari mulutnya. Kemudian mereka duel,” ujar Kapolsek Mandai Maros, AKP Asgar.

Akibat duel mulut itu, pelaku yang tidak mampu menahan emosinya langsung mencabut parang yang selalu melekat di pinggangnya. Seketika itu pelaku menebas korban. Tebasan parang itu mengenai bagian leher, punggung dan kepala korban, yang langsung tidak berdaya setelah tebasan pertama.

“Setelah diparangi, Kacong tidak bisa melakukan perlawanan lagi. Dia langsung jatuh dan meninggal dunia di tempat,” jelasnya.

Korban sempat melawan, namun tidak mampu menghindari tebasan parang pelaku. Saat korban meninggal dunia, pelaku sempat lari ke rumahnya dan menunggu Polisi.

Pelaku kemudian digiring ke Polsek Mandai untuk proses penyidikan dan diamankan di sel tahanan Polsek Mandai untuk menghindari amukan keluarga korban. Sementara korban telah dimakamkan oleh keluarganya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru