oleh

Pemuda Pucak Maros Ditemukan Tergantung di Kamarnya

-BERITA, PERISTIWA-1.990 views

Seorang pemuda di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Rusli (19) ditemukan tergantung di dalam kamarnya, Kamis (6/12/2018). Dia ditemukan tergantung menggunakan kain sekira jam 11.00 Wita.

Petugas menunjukkan tali kain saat Rusli ditemukan tergantung.

Kapolsek Tompobulu Maros, Iptu Aswan Habi mengatakan, korban diduga meninggal karena mengalami depresi. Kemungkinan korban memiliki masalah, namun tidak pernah disampaikan ke orangtua.

Kejadian ini berawal saat korban bersama keluarganya berbincang-bincang di rumahnya, sekira jam 10.30 Wita. Tidak lama kemudian pihak keluarga keluar rumah.

“Orangtua dan adiknya ke Puskesmas untuk berobat. Setelah tiba di Puskesmas ternyata mereka lupa membawa kartu keluarga, kemudian kembali ke rumah,” ujarnya.

Saat tiba di rumahnya, orangtua korban langsung masuk ke dalam rumah untuk mengambil kartu keluarga. Namun kondisi kamar korban sedang terkunci.

Adik korban kemudian memanjat untuk masuk ke kamar. Saat sementara memanjat dia kaget dan histeris melihat kakaknya sudah tergantung.

“Ibu korban keluar dari rumah dan minta tolong kepada tetangganya. Tetangga kemudian mendobrak pintu kamar. Namun korban tidak dapat diselamatkan,” jelasnya.

Setelah itu, korban diturunkan oleh saudara dan keluarganya. Mereka melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Nurdin, yang kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Tompobulu. Tidak lama kemudian, Polisi tiba di rumah duka.

“Hasil pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas, tidak ditemukan bekas benda tumpul di tubuh korban. Hanya bekas tali gantungan di leher,” tambahnya.

Orangtua korban juga menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah korban akan dikubur di pekuburan umum setempat. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru