oleh

Petambak Maros Rugi Ratusan Juta Akibat Tambak Meluap Saat Banjir

Banjir yang melanda Maros pekan lalu, membuat petambak ikan di Kecamatan Bontoa, Lau, Maros Baru dan Marusu, mengalami kerugian sampai ratusan juta rupiah.

Warga Bontoa Maros memperlihatkan kondisi tambak pasca banjir.

Pasalnya, tambak yang telah diisi bibit ikan bandeng, airnya meluap. Hal itu membuat ikan bandeng terbawa arus banjir.

Ketua KNPI Bontoa Maros, Abdul Rahim mengatakan, kondisi tambak pasca banjir sudah kosong dari ikan. Saat ikan bandeng mulai besar, banjir tiba-tiba melanda.

Para petambak hanya bisa pasrah melihat ikannya hilang terbawa arus banjir.

“Akibat banjir, petambak di daerah pesisir, khususnya Bontoa, mengalami kerugian yang cukup banyak. Tambak baru-baru diisi ikan bandeng, tiba-tiba banjir. Warga hanya pasrah saja,” katanya.

Saat ini petambak mulai mencari bantuan modal untuk kembali membeli bibit ikan bandeng. Jika tidak ada, tambak akan kosong dalam waktu yang tidak ditentukan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru