oleh

Kopmart Kopemda Maros Peroleh Laba Rp368 Juta 

Unit usaha Kopmart atau toko koperasi berkonsep minimarket Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Amanah Koperasi Pegawai Daerah (Kopemda) Kabupaten Maros memperoleh laba sebesar Rp368 juta lebih.

RAT ke-37 KP-RI Amanah Kopemda Maros

Perolehan laba ini naik sebesar Rp134 juta lebih atau 57,27 persen, jika dibandingkan dengan laba tahun buku 2017, sebesar Rp234 juta lebih.

Hal itu disampaikan Ketua KP-RI Amanah Kopemda Maros, H.A Wasir Ali dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-37 tahun buku 2018 di Aula Al-Markaz Al-Islami Maros, Kamis kemarin.

“Koperasi ini terus berkembang dengan omset usaha dan sisa hasil usaha yang meningkat setiap tahun,” ujarnya, Jumat (1/2/2019).

Dia menjelaskan, untuk unit usaha simpan pinjam (USP) pada tahun buku 2018 memiliki omset sebesar Rp10 miliar lebih. Pendapatan lain-lain, yang terdiri dari jasa bank, jasa bagi hasil syariah dan pendapat lain-lain yang sah sebesar Rp424 juta lebih.

Sehingga dalam tahun buku 2018, diperoleh pendapatan broto sebesar Rp2 miliar lebih. Sisa hasil usaha atau SHU diraih sebesar Rp707 juta lebih.

“Jika dibandingkan dengan perolehan SHU tahun buku 2017, yang sebesar Rp681 juta lebih, maka terjadi peningkatan sebesar Rp 26 juta lebih atau naik 3,82 persen,” jelasnya.

Sedangkan jumlah anggota per 31 Desember 2018 sebanyak 1.283 orang. Laporan pertanggung jawaban pengurus tahun buku 2018 ini, telah dilakukan audit independen oleh akuntan publik.

Karena itu, koperasi ini bertekad menjadi koperasi teladan tingkat nasional, untuk yang kedua kalinya.

Selanjutnya KP-RI Amanah Kopemda Maros akan membuat unit usaha agen gas elpiji, ukuran 3 kg maupun 12 kg dengan harga yang bersaing. Unit usaha ini untuk memenuhi kebutuhan anggota koperasi, serta masyarakat Maros.

Sementara itu, Wakil Bupati Maros, HA Harmil Mattotorang, mengatakan bahwa meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk memberikan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan merupakan peran strategis koperasi.

Dia yang hadir mewakili Bupati Maros, HM Hatta Rahman, juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi bisa saja tercapai, tapi belum tentu terjadi pemerataan kesejahteraan masyarakat secara luas dan anggota koperasi secara khusus.

“Dengan peran koperasi yang sehat dapat menjadi pemutus mata rantai kesenjangan di masyarakat,” ungkapnya.

RAT yang mengangkat tema ‘Penguatan koperasi mendukung pertumbuhan ekonomi menuju Maros Lebih Sejahtera 2021’ ini juga dihadiri pejabat terkait, unsur bank dan perusahaan mitra koperasi, serta ratusan anggota koperasi. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru