oleh

Cucu Mantan Bupati Maros Wakil Sulsel di Ajang Puteri Indonesia 2019

-BERITA, RAGAM-2.091 views

Ratu Fatimah jadi wakil Sulawesi Selatan di ajang pemilihan Puteri Indonesia 2019. Perempuan kelahiran Jakarta 22 Juni 1994 yang akrab disapa Rara ini berdarah Bugis Maros.

Putri Indonesia Sulsel 2019, Ratu Fatimah “Rara” saat mengunjungi makam mantan Bupati Maros, Noerdin Djohan, ayahanda ibunya.

Dia cucu Bupati Maros pertama, Noerdin Djohan. Anak dari pasangan Sulton BSC dan Novita Noerdin Djohan ini memang sangat mencintai dunia modeling sejak kecil.

Rara mengaku motivasinya ikut puteri Indonesia diantaranya ingin menjadi panutan dan dapat memberikan manfaat positif untuk para generasi selanjutnya dalam mengikuti perkembangan zaman.

“Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2019 akan menjadi suatu pengalaman menarik buat saya karena ibu saya kelahiran dari Sulawesi Selatan tepatnya di Camba Maros. Saya memang tidak lahir di Sulawesi Selatan, ayah saya berasal dari Jakarta. Namun ini adalah kesempatan buat diri saya menjadi bagian dari tanah kelahiran ibu saya tercinta,” ujarnya, mengutip media, Sabtu (16/2/2019).

Rara mengaku sangat mengagumi semangat kerja kakeknya, Noerdin Djohan, semasa pengabdiannya dan berharap semoga dirinya mampu menjiwai semangat pengabdian tersebut.

Selama masa karantina, sampai 28 Februari mendatang, Rara akan menampilkan bakatnya dan mempromosikan hal-hal yang berkaitan dengan Sulsel, khususnya budaya dan pariwisata.

“Saya akan berusaha menjaga nama baik, tetap rendah hati dan siap tampil total dengan mental dan tampil secara natural sebab pribadi seseorang tercermin dari sikap,” ujarnya.

Selain modeling, Runner up Wajah Femina 2016 ini juga menerjunkan dirinya dalam kegiatan sosial. Dia menjadi pengajar di Nara Kreatif, lembaga pendidikan anak putus sekolah dan bergabung dalam Terangi Indonesia, program pengajaran untuk ana-anak di kampung Situhiang Bogor.

Untuk diketahui, Puteri Indonesia 2019 merupakan kontes pemilihan Puteri Indonesia yang ke-23 yang akan berlangsung pada 10 Maret 2019 di Plenary Hall Jakarta Convention Center di Jakarta Pusat.

Acara tahun ini mengusung tema “Colorful West Nusa Tenggara” dengan serangkaian acara kegiatan karantina yang dilaksanakan di Pulau Lombok dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru