oleh

Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Jumlah Pengunjung Rammang Rammang Maros

Pengunjung objek wisata karst Rammang Rammang Maros menurun secara drastis. Penurunan jumlah wisatawan paling banyak terjadi pada wisatawan mancanegara dan domestik di luar Sulawesi Selatan.

Wisata alam Rammang Rammang Maros Sulsel.

Penurunan jumlah pengunjung itu merupakan dampak tingginya harga tiket pesawat dan diberlakukannya bagasi berbayar.

Selain itu, banyak wisatawan yang membatalkan penyewaan penginapan atau home stay di Rammang Rammang Maros yang telah dipesan jauh hari ke pihak pengelola.

Penyedia home stay, Nasrul mengatakan, dalam bulan ini, tidak satupun wisatawan mancanegara yang memesan home stay.

“Semuanya membatalkan dengan alasan mahalnya harga tiket dan bagasi pesawat,” ujarnya, Selasa (19/2/2019).

Sementara Ketua Kelompok Sadar Wisata Salenrang Maros, Iwan Dento mengatakan, pada Januari 2018 lalu, total wisatawan yang berkunjung di Rammang Rammang Maros mencapai 5.172 orang, terdiri dari 4.973 wisatawan domestik dan 199 wisatawan mancanegara.

“Sementara Januari 2019, total wisatawan hanya sebanyak 2.376 orang. Selisihnya sampai 50 persen. Pengunjung kita yang domestik, hampir 80 persen itu dari luar Sulsel dan menggunakan pesawat,” jelasnya.

Dampak menurunnya jumlah wisatawan di Rammang Rammang Maros ini secara otomatis, menurunkan pendapatan warga sebagai pelaku utama dalam pengelolaan wisata karst ini. Bahkan, kelompok sadar wisata, tidak mampu membayarkan insentif anggota mereka sejak bulan Januari lalu. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru