oleh

Warga Lansia di Marusu Maros Hidup Memprihatinkan

-BERITA, SOSIAL-152 views

Warga Dusun Kuri Lompo Desa Nisombalia Kecamatan Marusu Kabupaten Maros, Sitti (80 tahun) perlu dibantu.

Nenek Sitti tinggal di rumah reot di Marusu Maros.

Perempuan lanjut usia ini menghuni rumah reot berukuran 4×4 meter. Kondisi rumah itu sudah hampir roboh. Atap rumah bocor, papan dan dinding juga sudah rapuh.

Di rumah tidak layak huni itu, nenek Sitti tinggal bersama putranya, Ambo Tang (53 tahun). Nenek Sitti menjanda puluhan tahun setelah suaminya meninggal dunia.

Sedangkan Ambo Tang tidak bisa diandalkan karena kondisinya yang mengalami gangguan jiwa. Sungguh memprihatinkan.

Keluarga miskin tersebut hanya pasrah dengan keadaannya. Sebenarnya, nenek Sitti ingin tinggal rumah layak, namun apa daya, dia tidak memiliki penghasilan. Keduanya hanya hidup dengan belas kasihan dari warga setempat.

Nenek Sitti sudah tidak bisa bergerak seperti biasanya. Padahal dia ingin mencari nafkah.

Perempuan berambut tipis dan memutih tersebut, juga sering mengalami sakit-sakitan. Jika sakit, dia hanya dirawat oleh tetangga maupun keluarganya.

Prihatin dengan kondisi nenek Sitti, Camat Marusu, Andi Wandi Patabai dan Kepala Desa Nisombalia, Achmad bersama pengurus Karang Taruna Marusu, Ahad kemarin.

Kehadiran mereka membuat nenek Sitti bahagia, matanya sembab menyambut baik rombongan yang datang di rumahnya.

Air mata nenek Sitti tak bisa tertahankan, saat rombongan menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai. Nenek Sitti tak henti-hentinya berterima kasih.

Andi Wandi Patabai mengaku prihatin dengan kondisi warganya itu. Pihaknya akan melakukan pendataan ulang secara manual terhadap warga miskin di wilayahnya.

“Petugas kami harus turun langsung. Semua warga yang berhak menerima bantuan akan didata,” ujarnya, Senin (11/3/2019).

Dia juga akan menyampaikan hal tesebut ke pihak kabupaten untuk ditindaklanjuti. Apalagi, Pemkab Maros berusaha mengurangi angka kemiskinan di Maros.

Dia berharap, pihak kabupaten dapat merespon kondisi warga miskin di wilayah kerjanya. Warga miskin harus mendapat perhatian serius.

Sementara, Ahmad mengatakan, pihaknya akan berupaya membatu nenek Sitti. Dia akan mengusulkan, supaya rumah nenek Sitti dapat diperbaiki. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru