oleh

Truk Tangki Tabrak Pagar dan Jatuh di Got di Maccopa Maros

-BERITA, PERISTIWA-1.078 views

Truk tangki mengalami kecelakaan tunggal jalan poros Maros di wilayah Maccopa Taroada Turikale, Senin (25/3/2019) pagi.

Truk tangki LPG yang kecelakaan tunggal di Maccopa Maros.

Kanit Laka Polres Maros, Ipda Muh Arsyad mengatakan, kecelakaan truk tersebut berawal saat mobil yang dikemudikan oleh Nurdin itu melaju dari arah Kabupaten Pinrang menuju Makassar.

Saat tiba di lokasi kejadin, truk tiba-tiba oleng dan lepas kendali, kemudian menabrak pembatas jalan, pagar tembok dan jatuh di got. Pagar tembok yang ditabrak berada di depan kediaman Bupati Maros, HM Hatta Rahman.

“Saat tiba di depan rumah Pak Bupati, truk tiba-tiba oleng dan lepas kendali. Sopir berusaha mengendalikan truk, namun tidak berhasil. Truk menghantam pembatas jalan dan pagar tembok,” ujarnya.

Setelah menabrak tembok, ban depan masuk ke drainase atau got, kemudian terbalik. Kemacetan sekitar tiga kilometer sempat terjadi di jalan poros Maros.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Pengendara lain masih sempat menghindar sehingga tidak tertabrak,” ungkapnya.

Truk mengalami kerusakan pada bumper depan sebelah kiri, pecah lampu utama dan saringan udara. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 10 juta. Polisi sudah mengevakuasi truk ke Mapolres Maros untuk proses lebih lanjut.

“Kecelakaan diduga terjadi, saat sopir mengantuk. Namun tidak berhenti untuk beristrahat,” ujarnya.

Sementara itu, Hatta Rahman tidak mempermasalahkan kerusakan pagar rumahnya. Menurutnya keselamatan sopir truk paling utama. Sopir masih bisa keluar dari truk dan meminta maaf.

“Tidak apa-apa jika pagar rusak ditabrak. Ini murni kecelakaan. Tidak ada orang yamg berharap untuk mengalami kecelakaan itu,” ujarnya.

Dia berharap, para sopir lebih prioritaskan keselamatan saat sementara berkendara. Tidak boleh ugal-ugalan di jalan raya, apalagi saat kendaraan ramai.

Utamakan keselamatan diri sendiri dan pengendara lainnya. Untuk menghindari hal serupa, para sopir harus memastikan kondisi fisiknya berkendara dalam jarak jauh. Jika mengantuk, sebaiknuya sopir berhenti beristrahat. Jangan dipaksakan terus mengemudi. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru