oleh

Disbudpar dan UMMA Siapkan Tempat Sampah di Rammang Rammang Maros

-BERITA, RAGAM-83 views

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel menjalin kerjasama dengan Universitas Muslim Maros (UMMA) untuk peningkatan dan pengembangan kemitraan.

Disbudpar Sulsel dan UMMA siapkan tempat sampah di Rammang Rammang Maros.

Kerjasama tersebut juga untuk memaksimalkan peran dan eksistensi UMMA dalam kegiatan pembangunan di Sulsel.

Pembangunan dimaksud bukan hanya yang berkaitan dengan proses belajar mengajar di internal kampus, tapi juga kontribusi nyata terhadap pengembangan Sulsel.

Penandatanganan nota kesepahaman itu berlangsung di Rammang Rammang Maros, yang dilanjutkan dengan kampanye wisata ramah lingkungan.

Dalam kegiatan yang digelar Rabu kemarin tersebut, Disbudpar Sulsel dan UMMA menyiapkan tempat sampah di kawasan wisata alam pesona karts Rammang Rammang di Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros.

Selain itu, juga diserahkan beberapa peralatan kebersihan dan botol air mineral.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Plt Kepala Disbudpar Sulsel, Muh Firda, yang disaksikan oleh Rektor UMMA, Prof Nurul Ilmi Idrus dan Kepala Disbudpar Maros, Muh Ferdiansyah.

Menurut Muh Firda, objek wisata Rammang Rammang Maros merupakan aset yang harus dijaga kelestariannya. Warga dan wisatawan diminta agar mampu menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan di lokasi objek wisata tersebut.

Khusus untuk warga yang bermukim di sekitar objek wisata, harus lebih peduli lingkungan. Warga harus mencegah adanya pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

Sedangkan, Prof Nurul Ilmi Idrus mengatakan, warga dan wisatawan mesti bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya meminimalisir penggunaan bahan plastik.

“Selama ini, sampah menjadi sumber kerusakan lingkungan. Kami harap, warga dan pengunjung tidak membuang sampah sembarangan. Sebab hal itu dapat merusak pemandangan dan lingkungan,” ujarnya, Kamis (11/4/2019).

Selain Kampanye Wisata Ramah Lingkungan, Disbudpar Sulsel dan UMMA juga akan memfasilitasi pembuatan Peraturan Desa atau Perdes yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan di sekitar objek wisata yang ada di Desa Salenrang.

Hal tersebut untuk lebih memberi perhatian dan pengendalian kepada warga dan pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap, desa lain yang ada di Maros, juga memiliki Perdes yang berkaitan pelestarian lingkungan,” ujarnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru