oleh

Perpusda Maros Beri Perhatian pada Komunitas Film Lokal

-BERITA, RAGAM-100 views

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusda) Kabupaten Maros Perpusda Maros memberi perhatian pada perkembangan komunitas film lokal.

Dinas Perpusda Maros
Narasumber dan beberapa peserta usai diskusi Maros Bicara Film.

Hal itu terlihat saat digelar diskusi film ‘Maros Bicara Film’ yang diberlangsung di lantai 2 Perpustakaan Daerah Maros, pada Senin 10 Juni lalu.

Diskusi film tersebut menghadirkan pembicara Ceo Indonesia Film Persada, Ichwan Persada, Anggota DPRD Sulsel, A Muh Irfan AB dan Ketua Lembaga Latoa, Olan Sukardi.

Dalam kesempatan itu, Ichwan Persada, sutradara dan produser film Silariang Cinta yang (tak) Direstui, Guru Ngaji dan Hijabers In love, menyampaikan dan mengulas proses kreatif pembuatan sebuah film.

Sedangkan Olan Sukardi, pegiat teater dan film menuturkan, dengan hadirnya Ichwan Persada di Maros, memberikan semangat dan motivasi bagi cineas dan komunitas film untuk terus berkarya dan menjaga kreatifitas.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Perpusda Maros yang telah membantu kegiatan ini sehingga bisa sukses dan berharap komunitas lain juga berkolaborasi dengan pihak Perpusda Maros,” ungkapnya, Kamis (13/6/2019).

Selain mengkaji film, dalam kegiatan ini juga dilakukan bedah film, penampilan musik dan pemutaran film sebagai referensi sekaligus hiburan, serta pembentukan Forum Film Indonesia (FFI) Maros.

Diskusi ini untuk memotivasi para sineas muda Maros dalam memproduksi film-film kreatif. Sehingga diharapkan para sineas muda Maros dapat menjadi kiblat film lokal di Sulsel bahkan sampai tingkat nasional.

Menghadirkan sineas, pemerhati dan pegiat komunitas film, juga seniman di Maros. Diantaranya, pegiat Cokkocokko Movie Maros, yang memproduksi miniseri Patah Hati Tanpa Batas. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru