oleh

Lampu Blitz Jadi Bahasan Workshop Fotografi Pariwisata Maros

-BERITA, WISATA-144 views

Penggunaan lampu blitz sebagai sumber cahaya buatan dalam menghasilkan foto menjadi bahasan dalam workshop fotografi yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros.

Workshop fotografi ekonomi kreafif Disbudpar Maros
Workshop fotografi ekonomi kreafif Disbudpar Maros.

Pembahasan lambu blitz itu mengemuka saat pemateri memaparkan tentang sumber cahaya yang digunakan dalam menghasilkan foto atau saat pemotretan.

Sumber cahaya alami, yakni sinar matahari dan sumber cahaya buatan yaitu lampu flash atau umum dikenal dengan sebutan blitz. Saat pemateri menyebut kata blitz, sontak beberapa peserta tertawa.

Kemudian pemateri menyampaikan bahwa yang dipaparkan ini adalah lampu blitz dalam artian yang sebenarnya, yang dipakai dalam memotret. Bukan kata blitz yang sedang viral.

Hal itu disampaikan oleh Seksi Sarana dan Prasarana Ekonomi Kreatif Disbudpar Maros, Isdarjid.

Ulasan tentang blitz dipaparkan oleh pegiat komunitas fotografi Maros, Ilham Halimsyah saat menyampaikan materi pengenalan fotografi dalam ekonomi kreatif.

“Workshop fotografi ini diberlangsung di Baruga Utama Taman Wisata Alam Bantimurung Maros, pada Minggu 23 Juni lalu. Kegiatan ini dilaksanakan untuk peningkatan kemampuan fotografi bagi pelaku usaha, pemuda, pelajar dan komunitas fotografi di Maros,” ujarnya, Selasa (25/6/2019).

Sementara itu, Kadisbudpar Maros, Muh Ferdiansyah berharap dengan pemahaman dan pengetahuan fotografi yang diberikan kepada peserta, akan mendukung pengembangan kepariwisataan di Maros.

“Kita berharap peserta memanfaatkan fotografi sebagai salah satu alat untuk promosi wisata,” tambahnya.

Workshop ini juga menghadirkan pemateri dari pelaku usaha fotografi, Multazim Imbung dan fotografer, Makmur Jaya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru