oleh

Patarai Amir ‘Protes’ HUT ke-60 Kabupaten Maros Tidak Dirayakan

-BERITA, RAGAM-244 views

Kabupaten Maros berusia 60 tahun, hari ini, Kamis (4/7/2019). Peringatan Hari Lahir (Harlah) atau umum disebut Hari Ulang Tahun (HUT) ini tidak dilakukan secara seremonial.

Patarai Amir
Wakil Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir.

Meski tidak ada acara seremonial, sejumlah pihak menyampaikan ucapan selamat. Namun Wakil Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir menyampaikan ‘protes’ atas hal tersebut.

Dia mengaku tidak mengetahui alasan, sehingga peringatan HUT ke-60 Kabupaten Maros tidak dirayakan.

“Kami tidak tahu apa alasan Pemkab Maros, sehingga HUT Kabupaten Maros ini tidak ada seremonial. Bahkan sudah dua tahun” ujarnya, kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).

Menurutnya, seharusnya Pemkab Maros tetap melaksanakan acara seremonial HUT Kabupaten Maros, sebab acara tersebut bisa jadi momentum merefleksi sejarah, adat dan budaya Maros.

Ketua Partai Golkar Maros itu berharap, HUT Kabupaten Maros menjadi ajang meningkatkan semangat kebersamaan pemerintah, masyarakat, dan elemen lainnya.

“Kita harap Maros ke depan semakin baik, dan masyarakatnya juga semakin sejahtera. Pemkab Maros juga harus semakin meningkatkan pelayanannya ke masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam menanggapi hal tersebut, menurutnya peringatan HUT Kabupaten Maros memang bukan terletak di kegiatan seremonialnya. Namun bagaimana memberikan nilai positif untuk pembangunan di Maros.

“Mengenai kegiatan seremonial, kita serahkan kepada kesiapan Pemkab Maros,” jelasnya.

Dia menambahkan, dirinya yakin pemerintah daerah melakukan dan merencanakan sesuatu yang terbaik buat Kabupaten Maros.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Maros, Andi Darmawati mengatakan, tidak ada acara seremonial peringatan Hari Lahir Kabupaten Maros tahun ini.

Hanya akan dilaksanakan “Maros Half Marathon”, sebagai kegiatan memeriahkan Harlah ke-60 Kabupaten Maros. Lomba lari bertaraf nasional tersebut diinisiasi Pemkab Maros dan Maros Runners.

Mempertandingkan tiga kategori, yakni 21 km, 10 km dan 6 km. Lomba ini akan digelar pada 14 Juli mendatang.

Dia menambahkan, Harlah ke-59 Kabupaten Maros tahun lalu, juga tidak ada acara seremonial.

“Tahun lalu tidak dirayakan, karena banyak kesibukan jelang Pemilihan Gubernur  Sulsel. Kondisi tersebut, sama dengan tahun ini, ada Pemilu dan Pilpres,” jelasnya.

Untuk diketahui, hari lahir Kabupaten Maros jatuh pada 4 Juli 1959. Penetapan hari lahir Kabupaten Maros ini berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Hari Lahir Kabupaten Maros. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru