oleh

Viral: Spanduk Sudutkan ASN Saat LPG Langka di Maros

Warga Maros saat ini, terutama kaum Muslim, sedang sibuk melakukan persiapan hari raya Idul Adha 1440 Hijriah.

LPG 3 Kg langka
Spanduk di Maros sebut ASN penyebab LPG 3 Kg langka.

Di antaranya dengan memasak burasa’, hidangan khas masakan Bugis-Makassar yang menjadi hidangan khas saat lebaran.

Namun di tengah kesibukan itu, gas LPG tiba-tiba menjadi langka. Hal itu menyulitkan warga, bahkan untuk mendapatkan satu buah tabung gas saja, warga harus berkeliling atau bahkan antre panjang.

Saat warga susah mendapatkan gas LPG, media sosial Facebook dan Whatsapp diramaikan dengan munculnya foto spanduk yang dinilai mendiskriminasi profesi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Spanduk itu bertuliskan; Sebagai ASN saya malu beli tabung subsidi 3 Kg karena tabung tabung subsidi 3 Kg hanya untuk masyarakat miskin. Kami tidak melayani pengecer 1 orang tabung.

Seorang ASN Maros, Iskandar Zulkarnain, mengaku keberatan dengan tulisan dalam spanduk tersebut. Lantaran tulisannya sangat diskriminatif.

“Seharusnya semua aparatur negara tidak boleh pakai tabung 3 Kg. Bukan hanya ASN saja,” kata Sekretaris Kelurahan Alliritengae itu, Sabtu (10/8/2019).

Menurutnya, seluruh aparatur negara mestinya tidak memakai gas LPG 3 Kg, tanpa terkecuali, termasuk TNI dan Polri.

Meskipun sebagian aparatur negara masih ada yang memiliki pendapatan yang rendah, bahkan di bawah UMP atau upah minimum provinsi.

“Mestinya semua aparatur dan orang-orang yang mendapat tunjangan dari negara dilarang pakai LPG 3 Kg. Ini malah hanya ASN saja. Ada itu ASN yang gajinya hanya Rp2,3 juta,” jelasnya.

Spanduk itu terpampang di SPBU Pertamina Ballu Ballu Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Foto spanduk ini jadi viral, dibagikan berkali-kali di akun medsos. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru