oleh

Pilkada Maros 2020 Butuh Dana Rp34 Miliar

Proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Maros tahun 2020, akan dimulai pada akhir tahun ini.

Uang
Ilustrasi uang.

Pilkada Maros 2020 memerlukan anggaran lebih besar bila dibandingkan dengan proses Pemilihan Umum 2019 pada April lalu.

Ketua KPU Maros, Samsul Rizal mengatakan, besarnya kebutuhan anggaran pada Pilkada Maros 2020, karena banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. KPU Maros akan mengajukan anggaran mencapai Rp34 miliar.

“Ada beberapa kebutuhan di Pilkada Maros 2020 mendatang yang tidak terdapat dalam Pemilu 2019 lalu. Di antaranya alat peraga kampanye dan debat kandidat,” ujarnya, melalui media, Senin (26/8/2019).

Tak hanya itu, kebutuhan lainnya seperti surat suara serta pemeriksaan kesehatan masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros, serta pengadaan bilik dan kotak suara akan dimasukkan pada anggaran Pilkada yang telah diajukan pada ABPD Perubahan Maros 2019 lalu.

Dia menambahkan, secara resmi pihaknya telah mengusulkan anggaran kepada Pemkab dan DPRD Maros.

“Kita sudah mengusulkan dan usulan yang kita ajukan berjumlah Rp34 miliar untuk penyelenggaraan Pilkada Maros 2020,” ujarnya.

Tahun ini, KPU Maros juga telah mengusulkan anggaran buat membiayai sejumlah tahapan Pilkada.

“Kami butuh sekitar Rp1,5 miliar dan itu telah disetujui oleh Pemkab dan DPRD Maros. Selebihnya dianggarkan tahun depan,” tuturnya.

Sekadar diketahui, Pilkada Maros 2020 digelar seiring dengan bakal berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wabup Maros, Hatta Rahman dan Harmil Mattotorang. Pilkada Maros rencananya dihelat pada 23 September 2020. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru