oleh

Mahasiswa Maros Desak Perusahaan Agar-agar di Tanralili Ditutup

-BERITA, RAGAM-218 views

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros kembali melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maros dan DPRD Maros, Senin (2/9/2019).

HPPMI Maros
Mahasiswa saat aksi demonstrasi di depan kantor DLH Maros.

Aksi demonstrasi ini menuntut agar perusahaan PT Indo Makmur Agar-Agar yang terletak di Desa Kurusumange Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros, untuk ditutup.

Kordinator aksi, Syaifullah mengatakan perusahaan tersebut telah melakukan pencemaran lingkungan. limbah yang mengeluarkan berbau busuk menyengat sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar pabrik.

Selain itu, limbah yang dihasilkan dari pengolahan produksi pihak perusahaan telah ditinjau Komisi II DPRD Maros. Meski dianggap telah melanggar, namun aktivitas pabrik tetap berjalan.

Kepala DLH Maros, Frans Johan mengatakan bahwa memang PT Indo Makmur tidak memiliki kelengkapan administrasi. Mereka hanya memiliki UPL dan UKL, namun dengan luas lahan yang dimiliki pihak perusahaan harus memiliki Amdal.

“Tindakan di DLH hingga saat ini hanya sebatas administrasi karena kami tidak mempunyai tenaga yang bisa melakukan proses penyelidikan,” ujarnya.

Dia menyampaikan, DLH Maros telah menyurat ke Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK) Provinsi Sulsel dan rencananya Gakkum menjadwalkan datang pada 9 September nanti.

“Pada saat RDP mengenai perusahaan itu di kantor DPRD Maros, DLH Maros menegaskan akan melakukan tindakan proses hukum sesuai aturan UU 32/2009. Kami juga selalu melakukan kordinasi kepada Polres Maros untuk melakukan tindakan hukum,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru