oleh

Karaeng Turikale Maros Dikukuhkan Sebagai Ketua FSKN Sulsel

-BERITA, RAGAM-54 views

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mengundang Raja dan Sultan se Nusantara menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Wilayah Sulawesi Selatan.

Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Wilayah Sulawesi Selatan
Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah menyaksikan prosesi pelantikan YM Karaeng Turikale Maros, Brigjen (P) Dr A.A Mapparessa sebagai Ketua FSKN Sulsel oleh Ketua Umum FSKN, YM Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat.

Pengukuhan yang mengangkat tema “Dengan Semangat Membangun Budaya Keraton Kita Kembalikan Marwah Budaya dan Peradaban Bangsa” tersebut digelar di Taman Lakipadada Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis malam.

Para Raja dan Sultan, termasuk perwakilan negara sahabat disambut dengan Tari Mabbulo Sibatang dari Barru. Juga tarian dari berbagai provinsi. Serta tampil Juara Festival Musik Asia, Dian Ekawati menyanyikan lagu-lagu daerah Sulsel.

Sebagai Ketua FSKN Wilayah Sulsel, yang dilantik dan dikukuhkan, yakni YM Karaeng Turikale Maros, Brigjen (P) Dr A.A Mapparessa, yang dilantik oleh Ketua Umum FSKN, YM Sultan Sepuh XIV, Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat.

Usai prosesi pelantikan, Prof HM Nurdin Abdullah kemudian mengukuhkan kepengurusan tersebut.

Dia menyampaikan, kehadiran para Raja dan Sultan menjadi berkah tersendiri bagi Sulsel dan menilai ketua terpilih punya banyak pengalaman. Dia yakin forum ini menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Atas pelantikan ini, mewakili pemerintah mengucapkan selamat,” ujarnya, melalui media, Sabtu (7/9/2019).

Dia juga menyebutkan, Sulsel menyambut dengan hangat kedatangan Raja dan Sultan se Nusantara, termasuk Datu Luwu yang telah mempersiapkan Festival Keraton Nusantara dengan baik.

Putra Karaeng Bantaeng ini menyampaikan dirinya bagian dari Kerajaan dan Kesultanan se Nusantara, oleh itu adat budaya di Nusantara harus dilestarikan.

“Saya kira, saya adalah bagian dari Kerajaan dan Sultan, yang kebetulan menjadi gubernur, sebelumnya saya menjadi Bupati Bantaeng 10 tahun,” ujarnya.

Dia melanjutkan, hadirnya Raja dan Sultan dari kerajaan-kerajaan di Nusantara ini menjadi penyemangat tersendiri untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat khususnya di Sulawesi Selatan.

Dirinya merasa bersyukur meskipun sudah masuk era industri 4.0 yang sarat dengan teknologi dan modernisasi, namun masih bisa menyaksikan secara langsung kegiatan sakral penobatan seorang Karaeng.

Sementara itu, dalam sambutannya, YM Sultan Sepuh XIV, Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, yang diwakili oleh YM Sri Paduka Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau berharap pengurus yang baru bisa membawa FSKN Wilayah Sulsel menjadi lebih baik.

“Bangsawan bukan hanya karena darah yang mengalir dalam urat nadinya. Tetapi dalam sikapnya selalu menjunjung harkat martabat manusia, harkat martabat rakyat. Dia adalah pengayom bagi rakyatnya,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan bahwa Nurdin Abdullah mewakili mereka dengan baik sebagai seorang pemimpin yang baik di tengah masyarakat.

Sedangkan, Brigjen Pol (P) Dr A.A Mapparessa menyampaikan bahwa semangat kerja sama adalah sebagai modal dalam mendampingi pemerintah dalam kepengurusaanya.

“Kami memohon doa restu, bimbingan dan arahan dari Bapak Gubernur Sulsel dan pemerintah, karena tugas kami mengembalikan marwah peradaban,” ungkapya.

Ketua Pelaksana pengukuhan dan pelantikan ini, Andi Makmur Sadda menyampaikan kegiatan ini dihadiri 75 Raja dan Sultan. Pihaknya berterima kasi kepada Nurdin Abdullah, yang menjadi pribadi raja yang mendukung kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru