oleh

Mahasiswa ‘Duduki’ DPRD Maros Saat Demonstrasi Tolak RKUHP

-BERITA, RAGAM-265 views

Ratusan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di Kabupaten Maros berhasil menjebol pagar betis Polisi dan Satpol PP kemudian masuk ke dalam Gedung DPRD Kabupaten Maros, Kamis (26/9/2019).

Demonstrasi mahasiswa Maros
Mahasiswa saat demonstrasi di DPRD Maros.

Mahasiswa Maros berhasil masuk setelah aksi saling dorong dengan aparat keamanan tidak bisa terhindarkan. Kondisi ini menyusul lantaran pihak kepolisian melarang massa aksi untuk masuk.

“Kami tidak pernah bermasalah dengan teman-teman mahasiswa di Maros. Kita selalu mengawal setiap kegiatan mahasiswa demi keamanan dan pelayanan terbaik sebisa kami,” ujar Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard Andrians di depan para demonstran.

Negosiasi yang alot beberapa kali memantik emosi massa yang sedari tadi ingin masuk ke dalam gedung DPRD Maros.

Koordinator aksi, Mujahidin beberapa kali melontarkan ancaman untuk melakukan pemaksaan untuk masuk ke dalam gedung.

Tidak hanya berhasil mendobrak blokade pengamanan, mahasiswa juga melakukan penyanderaan terhadap 23 Anggota DPRD Maros, yang hadir saat itu.

Para Anggota DPRD Maros diminta duduk di lantai dan menandatangani nota penolakan RKUHP, menuntut revisi UU KPK dan menuntut menindak tegas pelaku tindakan represif terhadap mahasiswa dan wartawan di seluruh Indonesia.

“Ini Undang Undang teraneh yang pernah ada. Sehingga kami mahasiswa Maros bersama dengan rekan-rekan seperjuangan di Indonesia menolak hal tersebut,” ujar Mujahidin. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru