oleh

Komunitas Ka-Ga-Nga ‘Rampok Plastik’ Warga di Hutan Kota Maros

Tingkatkan kesadaran menjaga bumi dari sampah plastik, Komunitas Lontara Ka-Ga-Nga melakukan kampanye anti plastik lewat kegiatan ‘Rampok Plastik’ di Hutan Kota Maros, Ahad (29/9/2019).

Kampanye anti plastik di Maros
Komunitas Lontara Ka-Ga-Nga dalam kegiatan ‘Rampok Plastik’ di Hutan Kota Maros.

Kegiatan diawali dengan membagikan tas belanja atau yang biasa disebut totebag secara gratis kepada warga sebagai pengganti tas plastik.

Kampanye ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya tas plastik.

Founder Komunitas Lontara Ka-Ga-Nga, Fatmawati mengatakan, kegiatan ini diberi tema “Rampok Plastik” sebagai kegiatan peduli lingkungan yang dilakukan sebagai program sosialisasi bahaya penggunaan plastik sehari-hari.

Mengingatkan kepada masyarakat agar setiap produk yang digunakan sehari-hari dengan bahan yang ramah lingkungan sehingga dapat digunakan berulang untuk meminimalisasi sampah.

“Hari ini kami dan teman-teman telah membagikan ratusan totebag kepada masyarakat. Kami mendatangi warga yang menggunakan kantong plastik kemudian menggantinya dengan totebag. Adapun beberapa titik pembagian totebag sekitar kantor Bupati Maros dan beberapa pasar-pasar,” katanya.

Kampanye  ini akan terus dilakukan dan terus diupayakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mulai mengurangi penggunaan tas plastik dan beralih pada produk alternatif seperti totebag dari kain.

Untuk diketahui, kampanye anti plastik tidak hanya dilakukan di Indonesia, tapi juga di luar negeri, seperti Malaysia, Singapura dan Hong Kong. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru