oleh

Rumah Dongeng Hadir di Maros

-BERITA, RAGAM-13 views

Pengurus Rumah Dongeng Chapter Maros dikukuhkan Bupati Maros, yang diwakili Asisten III Pemkab Maros, Sulaeman Samad, di Baruga A Kantor Bupati Maros, Rabu kemarin.

Rumah Dongeng Maros
Pengukuhan pengurus Rumah Dongeng Maros.

Sebagai ketua, Lory Hendradjaya, sekretaris Ima Fatimah dan bendahara Nurbaya Idrus. Pengukuhan pengurus dilaksanakan di acara Workshop Dongeng Maros.

Asisten III Pemkab Maros berharap, kehadiran Rumah Dongeng Maros ini akan berdampak baik bagi pengembangan pendidikan karakter bagi siswa dan anak anak Maros.

“Semoga karakter Indonesia akan menjadi ciri khas pemuda pemudi Indonesia di kemudian hari,” ujarnya, melaui rilis, Kamis (3/10/2019).

Sementara, Lory Hendrajaya mengatakan kehadiran Rumah Dongeng Maros akan konsentrasi menggali nilai-nilai karakter daerah Maros melalui budaya lisan atau budaya tutur dalam bentuk dongeng, mitos, legenda, hikayat, atau jenis lainnya yang masih banyak berkembang di masyarakat.

Dia menargetkan cerita cerita rakyat ini dapt didokumentasikan dalam bentuk buku cerita yang akan dijadikan media pembelajaran di sekolah.

Cerita rakyat seperti Toakala ri Abbo, Bissu Daeng ri PAttiro tak kalah seru dibanding cerita Jawa atau India, Angge Sayu si Manusia kuat asal Maros, atau kisah karamnya Biseang Labboro.

“Kisah ini menyimpan banyak nilai dan makna makna pendidikan di dalamnya. Ini tantangan katanya, tapi inilah usaha,” tuturnya.

Sementara itu, Worshop Dongeng berlangsung seru sampai sore dan dipandu pendiri Rumah Dongeng Indonesia, Puguh Herumawan.

Workshop diikuti guru TK, KB, SD dan SMP, selama sehari penuh. Terlihat guru sangat antusias mengikutinya, terbukti dari target peserta 100 orang, yang hadir 215 peserta.

Materi yang diberikan dalam workshop, yakni bagaimana memilih tema dongeng, membaca dongeng dengan suara keras, meniru suara hewan, olah vokal , dan mengenal penokohan dalam dongeng.

Sekretaris Rumah Dongeng Maros, Ima Fatimah berharap workshop ini menjadi kegiatan berkelanjutan melihat antusias guru begitu besar dan masih banyak guru yang meminta agar workshop ini digelar kembali.

Dia juga menyampaikan rencana Rumah Dongeng Maros membuka kelas dongeng yang akan berlangsung selama delapan kali pertemuan untuk menciptakan pendongeng-pendongeng hebat dari kursus dongeng tersebut. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru