oleh

Warga Camba Maros Tikam Teman Hingga Tewas Usai Pesta Ballo

-BERITA, PERISTIWA-5.449 views

Seorang warga Dusun Campulili Desa Sawaru Kecamatan Camba Kabupaten Maros, Bahar Dg Parani (53 tahun), ditangkap polisi usai menikam temannya, Masse R (73 tahun) hingga tewas saat sedang pesta minuman keras alias miras.

Polres Maros
Polres Maros press release kasus pembunuhan.

Kapolsek Camba, AKP Haedar Muis, mengatakan dugaan sementara penyebab terjadinya penikaman ini akibat pengaruh miras jenis ballo. Pelaku dan korban disebutnya sama-sama pesta miras saat kejadian. Pelaku ditangkap pada Ahad 20 Oktober malam.

“Setelah minum-minuman keras, korban yang sudah dalam pengaruh alkohol ini mengganggu dan dinasehati oleh pelaku. Namun karena tidak menerima nasehat itu, korban langsung menikam pelaku dan mengenai lengan sebelah kiri pelaku,” ungkapnya, Senin (21/10/2019).

Usai ditikam, pelaku akhirnya terjatuh ke tanah dan terdesak mencabut badik miliknya. Selanjutnya pelaku menghujani korban dengan 14 tikaman di tempat yang berbeda.

“Karena mendapatkan 14 tikaman, korbanpun menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Korban sudah dievakuasi,” ucapnya.

Sedangkan pelaku, telah dibawa ke RSUD Salewangang Maros untuk mendapatkan penanganan luka di bagian tangannya, akibat tikaman korban.

“Pelaku mendapat beberapa jahitan di bagian tangannya. Saat ini pelaku kita titip di Polsek Turikale untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” jelasnya.

Dia menambahkan, jika personel Polsek Camba telah dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sekitar rumah korban dan pelaku. Pasalnya keduanya tetangga dusun.

“Kita sudah turun mendatangi TKP, melakukan evakuasi korban ke rumahnya dan melakukan olah TKP. Serta mengamankan pelaku dan merujuk ke RSUD Salewangeng Maros,” sebutnya.

Kabagsumda Maros, AKP Ribi, menambahkan pelaku menikam korbannya dengan menggunakan sebilah badik yang memang selalu dia bawa kemana-mana.

Dan saat ini seluruh barang bukti tindakan penikaman tersebut telah diamankan aparat kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru