oleh

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros akan Beri Sanksi ke Kontraktor

-BERITA, RAGAM-186 views

Perusahaan kontraktor yang melakukan pekerjaan pembangunan fisik yang tidak mampu merampungkan pengerjaan tepat waktu akan kena sanksi.

Pembangunan Maros
Pembangunan Balai Instalasi Pembibitan dan Hijauan Pakan Ternak di Bonto Matinggi Tompobulu Maros.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, Andi Jumiati menyampaikan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada kontraktor yang dinilai mengerjakan proyek yang tidak sesuai ketentuan.

Proyek dimaksud, yakni pembangunan Balai Instalasi Pembibitan dan Hijauan Pakan Ternak di Desa Bonto Matinggi Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros.

Dalam pekerjaan tersebut, Jumiati bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Menurutnya, pekerjaan pembangunan balai tersebut telah melampaui masa progresnya.

“Sehingga pihak Dinas Pertanian menjatuhkan sanksi kepada kontraktor tersebut,” ujarnya, melalui media, Kamis (12/12/2019).

Pekerjaan tersebut dimenangkan CV Ayman Jaya melalui proses tender. Anggaran pembangunan bersumber dari Dana Alokasi khusus (DAK) tahun 2019.

Anggaran tersebut dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros sebesar Rp 605 juta. Mulai dikerjakan pada 19 Juli 2019 sampai 15 November 2019.

“Kontraktor CV Ayman Jaya terlambat merampungkan pekerjaan pembangunan Balai Instalasi Pembibitan dan Hijauan pakan ternak di Desa Bonto Matinggi,” ungkapnya.

Dia memastikan, keterlambatan tersebut disebabkan atas kesalahan kontraktor, yang tidak patuh atas teguran dari pihak KPA dan konsultan.

Hal tersebut menyebabkan adanya beberapa item pada bangunan tersebut, yang tidak sesuai spesifikasi.

“Sehingga pihak kami menegur agar segera mengganti dan memperbaiki item yang tidak sesuai pada Rancangan Anggaran Belanja,” katanya.

Sanksi berjalan mulai saat jatuh tempo. Kontraktor didenda mulai 16 November sampai 5 Desember 2019. Dengan jumlah denda sebesar Rp12, 1 juta.

Pihaknya akan memberikan sanksi kepada seluruh rekanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, yang melakukan pelanggaran.

“Bukan hanya CV Ayman Jaya, jika ada kontraktor lain yang melanggar, kami pastikan juga akan beri sanksi,” ujarnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru