oleh

Ganti Rugi 38 Bidang Tanah Rel Kereta Api di Maros Diserahkan ke Pengadilan

-BERITA, RAGAM-288 views

Pembebasan lahan untuk pembangunan rel kereta api di Kabupaten Maros terus dipacu. Saat ini, baru terdapat tujuh bidang tanah yang telah dibayarkan.

Ganti Rugi 38 Bidang Tanah Proyek Kereta Api di Maros Diserahkan ke Pengadilan
Pembayaran ganti rugi pembebasan lahan rel kereta api di Maros, pada Selasa (22/10/2019) lalu.

Selain itu, terdapat 38 bidang tanah lainnya yang telah diajukan untuk konsinyasi di Pengadilan Negeri Maros.

Hal itu disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalur Kereta Api Wilayah Kabupaten Maros, Rizal Fathoni.

Dia mengatakan, konsinyasi merupakan proses penitipan uang ganti rugi bagi pemilik lahan yang menolak lahannya dibebaskan sesuai harga yang ditetapkan Tim Apraisal.

“Awalnya hanya 12 yang diajukan untuk konsinyasi. Namun saat ini bertambah hingga 38 bidang tanah yang diajukan proses konsinyasi,” ujarnya, mengutip Tribun Maros, Jumat (13/12/2019).

Dia menambahkan, jumlah tersebut kemungkinan bertambah. Pasalnya, sebanyak 112 bidang tanah lainnya diminta diajukan untuk konsinyasi lagi, awal tahun depan.

Dalam waktu dekat, pihaknya kembali akan melakukan pembayaran ganti rugi kepada pemilik lahan di Maros.

“Rencana pekan depan, kami kembali akan melakukan pembayaran ganti rugi kepada pemilik lahan di Maros dan Pangkep. Jumlah bidang tanah yang rencananya dibayarkan sebanyak 38 bidang tanah,” ujarnya.

Saat ini sedang menunggu persetujuan dari Lembaga Management Aset Negara (LMAN), terkait jumlah lahan yang bisa dibayarkan lebih awal.

Sekadar diketahui, jumlah bidang tanah di Maros yang terkena pembebasan lahan rel kereta api sebanyak 923 bidang.

Sebanyak 84 bidang di antaranya merupakan fasilitas umum dan fasilitas sosial, 84 bidang tanah tersebut tak akan mendapat ganti rugi.

Lokasi proyek ini tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Bontoa, Lau, Maros Baru, Marusu dan Mandai.

Proyek pembangunan rel kereta api Makassar-Parepare ini ditargetkan rampung tahun depan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru