oleh

Ratusan Turis Liburan di Bantimurung Maros

-BERITA, WISATA-4.251 views

Jelang akhir tahun 2019, Taman Wisata Alam Bantimurung Maros kian ramai dikunjungi wisatawan, lokal maupun mancanegara.

Wisatawan mancanegara
Turis mancanegara liburan di air terjun Bantimurung Maros.

Turis kapal pesiar Sun Princess berjumlah 150 wisatawan dari berbagai negara turut meramaikan destinasi wisata andalan Kabupaten Maros tersebut, Ahad (29/12/2019).

Wisatawan mancanegara tersebut disambut Tarian Anggaru, tarian penyambutan tamu khas Bugis Makassar. Juga disiapkan pakaian adat khas Bugis Makassar.

Usai menikmati keindahan air terjun Bantimurung serta beberapa lokasi wisata yang ada, wisatawan asal Australia, Emy mengaku sangat mengagumi keindahan alam yang tersaji di air terjun Bantimurung Maros.

“Saya sangat menikmati keindahan alam di lokasi wisata ini. Selain itu, saya juga sangat bahagia melihat keceriaan wajah anak-anak saat bermain di aliran sungai,” ujarnya, kepada wartawan.

Dia mengaku dirinya baru pertama kali berkunjung ke Maros dan sangat puas bisa memandangi keindahan alamnya yang alami.

Emy juga mengomentari Baju Bodo yang dia pakai, menurutnya sangat indah, namun rada berat saat  digunakan. Dirinya bangga bisa menggunakan baju khas adat Bugis Makassar tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Nuryadi mengatakan, turis kapal pesiar Sun Princess terlihat sangat puas menikmati keindahan alam Bantimurung Maros yang masih alami.

“Saya melihat kepuasan dari wajah turis dari berbagai negara, saat menikmati asrinya alam wisata ini” ujarnya.

Destinasi wisata alam Bantimurung Maros telah masuk dalam destinasi pilihan turis luar negeri saat berkunjung ke Indonesia.

“Taman wisata alam Bantimurung Maros ini telah masuk dalam destinasi pilihan bagi wisman saat berada di Indonesia. Karena keindahan alamnya sangat berbeda dengan daerah lain di nusantara,” jelasnya.

Kepala Disbudpar Maros, Ferdiansyah mengatakan, pihaknya sengaja memberikan penyambutan khusus sebagai ungkapan terima kasih kepada turis mancanegara yang memilih berkunjung ke Bantimurung Maros.

“Kami ingin melalui penyambutan ini menjadi cerita menarik dan kesan baik buat mereka.” ujarnya.

Setahun terakhir ini, jumlah kenaikan pengunjung wisatawan mancanegara naik hingga 35 persen. Hal ini juga berdampak pada pertumbuhan pendapatan pihak pengelola yang mencapai 13 persen sampai akhir tahun ini.

“Ke depannya kita akan terus membuka kerjasama dengan pihak travel terkait kunjungan wisatawan luar ini. Dulunya memang ada komunikasi yang kurang baik. Makanya kita perlahan benahi dan terbukti ada kenaikan persentase kunjungan,” tambahnya.

Selain jalinan kerjasama, pihaknya juga terus melakukan upaya penataan di dalam areal kawasan Bantimurung Maros yang saat ini sudah tertata baik. Sejumlah fasilitas terus disiapkan untuk memberikan pelayanan maksimal ke pengunjung.

“Kami juga menggandeng pihak-pihak terkait untuk melakukan penataan saat ini. Kita bisa lihat sekarang, tanpa harus membebani anggaran Pemkab Maros, wajah Bantimurung semakin lebih baik,” jelasnya.

Selain kunjungan wisatawan mancanegara, wisatawan lokal juga terus mengalami kenaikan di tahun ini.

Faktor penataan kawasan wisata di dalam Bantimurung ini pun menjadi satu penyebab kenaikan signifikan jumlah pengunjung yang masuk ke kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung Maros. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru