oleh

BPS Maros Bakal Gelar Susenas dan Sakernas

-BERITA, RAGAM-53 views

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maros akan menggelar survei sosial ekonomi nasional (Susenas) dan survei angkatan kerja nasional (Sakernas).

BPS RI
Pembukaan pelatihan petugas Susenas dan Sakernas.

Survei ini akan melibatkan petugas sebanyak 50 orang. Pelatihan bagi petugas dibuka oleh Bupati Maros, HM Hatta Rahman di Aula Hotel Grand Town Maros, Rabu (22/1/2020).

Hatta Rahman berharap dengan survei ini, ada data valid jumlah pengangguran di Maros.

“Data bisa menjadi acuan program, misalnya keberadaan Grand Mall berapa banyak tenaga kerja yang diserap, kendalanya apa saja, kenapa tenaga kerja kita tidak mampu bersaing. Dengan adanya data ini tentu kita bisa memperbaiki apa yang kurang dan program apa kedepan agar tenaga kerja kita lebih mampu bersaing,” ujarnya.

Dia menambahkan, ketersediaan data yang aktual dan akurat sangat dibutuhkan, sejauh ini data akurat dan terbaru juga sulit didapat.

“Tanpa data yang akurat dan terbaru hasil evaluasi dan perencanaan akan menghasilkan data yang keliru, hal ini mengakibatkan salahnya perencanaan maupun pengalokasian anggaran pembangunan untuk tahun berikutnya,” jelasnya.

Kepala BPS Maros, Marwanto menyampaikan, petugas survei ini merupakan warga yang ber-KTP Maros, sehingga petugas tahu betul masyarakat yang disurvei. Dalam melakukan survei, BPS Maros menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Maros.

“Kami menggandeng Kominfo untuk diseminasi data sedangkan kami menggandeng Dukcapil untuk jumlah data penduduk. Kami bahkan memiliki rencana akan menunjuk salah satu desa atau kelurahan sebagai kampung data. Kampung ini akan menjadi role model untuk semua kebutuhan data,” ungkapnya.

Menurut data BPS Maros, tingkat pengangguran terbuka tahun 2019 tercatat 4,71 persen atau mengalami penurunan dari 6,19 persen pada tahun 2018.

Selain itu, BPS Maros juga akan menggelar Sensus Penduduk 2020. Berbeda dengan sensus sebelumnya, sensus penduduk tahun ini akan diawali dengan sensus penduduk secara online yang akan berlangsung pada 15 sampai 31 Maret 2020 mendatang.

“Harapan kita dari sensus penduduk secara online ini respon rate mencapai 25 persen dari jumlah penduduk atau 102 ribu jiwa dari jumlah penduduk Maros 408 ribu jiwa. Harapannya seperti ASN Maros yang mencapai 6 ribu lebih kalau semuanya berpartisipasi dalam sensus online ini maka seperempat dari target telah tercapai,” paparnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru