oleh

Polisi Ungkap Identitas Pembuang Bayi di Lau Maros

Pelaku pembuangan bayi di belakang sekolah Darussalam di Kecamatan Lau Kabupaten Maros, akhirnya berhasil diungkap oleh Polsek Lau Maros.

Polres Maros
Kapolsek Lau, AKP Sulaiman (tengah).

Dari informasi yang dihimpun, pelaku mengaku setelah melahirkan, ia membungkusnya dengan kantong plastik hitam dan membawanya ke pinggir sawah.

Kapolsek Lau Maros, AKP Sulaiman, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku saat ini tengah ditahan sambil diminta keterangannya.

“Jadi pelaku mengaku tidak ada yang tahu jika ia melahirkan di dalam WC, setelah melahirkan ia membungkus bayinya dengan plastik dan dibuang di pinggir sawah tepat di depan kantin ibu angkatnya,” ujarnya, mengutip media, Jumat (20/3/2020).

AKP Sulaiman mengatakan, selama ini pelaku tak mengatahui jika kondisinya tengah hamil, sebab sehari-harinya ia selalu mengenakan pakaian yang besar.

“Pengakuannya tidak tahu kalau sedang hamil, karena dia sering mengenakan pakaian besar,” jelasnya.

Dia juga mengatakan bayi ini diduga hasil hubungan luar nikah, meski begitu belum diketahui siapa ayah dari bayi ini.

“Pengakuannya ada beberapa lelaki yang pernah bersama-sama dengannya, kemungkinan pergaulan bebas sehingga terjadilah hal seperti ini,” sebutnya.

Ternyata pelaku tak lain adalah ibu dari si bayi, NA (17 tahun) yang merupakan anak angkat dari saksi yang menemukan si bayi, Daeng Karra (50 tahun).

Sebelumnya diberitakan, pada Sabtu 14 Maret lalu pemilik kantin, Daeng Karra mengaku menemukan kantong plastik hitam saat hendak membuka kantin miliknya di belakang sekolah Darussalam Lau Maros.

Saat dibuka ternyata isinya seorang bayi perempuan baru lahir. Ia membawa bayi itu ke Puskesmas Lau untuk mendapatkan perawatan medis. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru