oleh

Bripda Aan Korban Kecelakaan di Pakalu Maros Sosok yang Sabar dan Penurut

-BERITA, RAGAM-473 views

Korban kecelakaan di Jalan Poros Maros-Bone, Bripda Aan Zulhaq Bakri (20 tahun), dinyatakan meninggal di RS Wahidin Makassar, Selasa 26 Mei kemarin.

Lakalantas Maros

Anak bungsu dari empat bersaudara ini, akan dimakamkan di pemakaman umum Simbang Maros, Rabu (27/5/2020).

Bripda Aan Zulhaq Bakri dikenal sebagai pemuda yang pendiam dan tidak pernah membantah perkataan orangtua dan saudara-saudaranya.

“Di rumah pendiam sekali, jadi saya jarang bicara sama dia, anaknya penurut, tidak pernah membantah jika disuruh sama orangtua dan kakak-kakaknya,” ujar kakak almarhum, Zulkifli di rumah duka, Rabu (27/5/2020).

Bahkan semenjak jadi Polisi, Bripda Aan Zulhaq Bakri tidak berubah sama sekali, tetap menjadi anak yang penurut.

“Dari dulu ia sudah bercita-cita jadi Polisi, makanya diantara saudaranya cuma dia yang Polisi. Setelah jadi Polisi, sikap sabar dan penurutnya tidak berubah, kami sekeluargan merasa sangat kehilangan,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, jika sebenarnya Bripda Aan Zulhaq Bakri kos di Makassar, tapi menjelang dan saat hari raya, dia bolak-balik dari rumahnya ke Polda Sulsel.

Sebelum berangkat, Zulkifli dan keluarga mengaku tidak memiliki firasat apapun sama sekali, karena Bripda Aan Zulhaq Bakri berangkat seperti biasanya.

“Tidak ada firasat sama sekali, pas dia berangkat kerja, sekitar 15 menit kemudian dapat info kalau dia kecelakaan, sekitar 2 km dari sini. Barusan juga itu dia ngomong sama nenek, dia pamit, cium tangan, tapi nenek belum masuk rumah sudah ada kabar kalau dia kecelakaan,” jelasnya.

Bripda Aan Zulhaq Bakri sempat dilarikan ke Puskesmas Bantimurung, kemudian dirujuk ke RSUD Salewangang Maros.

“Jadi sekitar jam 12, dirujuk lagi ke rumah sakit Wahidin Sudirohusodo, sudah dirawat semaksimal mungkin, tapi karena sudah ajal, sekitar jam 9 malam lewat Bripda Aan Zulhaq Bakri meninggal dunia,” jelasnya.

Pihak keluarga mengaku syok setelah Bripda Aan Zulhaq Bakri menghembuskan nafas terakhirnya, tapi pihak keluarga mengaku sudah mengikhlaskan.

“Kami dari keluarga tentu syok, tapi kembali lagi, ini sudah takdir dari Allah, kami sudah mengikhlaskan kepergiannya,” ucapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru