oleh

KPU Maros Butuh Tambahan Anggaran Rp 11 Miliar untuk Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) membutuhkan penambahan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Terapkan Protokol Kesehatan, KPU Maros Minta Penambahan Anggaran Rp 11 Miliar
Tambahan anggaran itu untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), pasalnya Pilkada Maros dilaksanakan di tengah situasi wabah Covid-19

Ketua KPU Maros, Syamsu Rizal mengatakan, pihaknya telah mengajukan penambahan tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta untuk menjalankan protokol kesehatan.

Estimasi penambahan anggaran yang dibutuhkan untuk KPU Maros sebesar Rp 11 miliar.

“Untuk dana hibah dari Pemkab Maros sudah cukup, tapi kami sampaikan penambahan dana ke KPU RI,” ujarnya, melalui media, Selasa (16/6/2020).

Untuk diketahui, sebelumnya Pemkab Maros menyetujui anggaran KPU sebesar Rp 31,3 miliar.

Saat ini KPU Maros melanjutkan tahapan Pilkada, dengan melantik 309 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Juga akan merampungkan tiga agenda lainnya yang sempat tertunda, yaitu verifikasi faktual bakal calon perseorangan, pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan pemutakhiran data pemilih.

“Verifikasi faktual mulai dilakukan 24 Juni. Verifikasi di tingkat desa dan kelurahan butuh waktu 14 hari,” ungkapnya.

Sementara, pengumuman pendaftaran pasangan calon dibuka 28 Agustus 2020. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru