oleh

Pengunjung Flu Tidak Boleh Masuk Wisata Alam Bantimurung Maros

Wisata Air Terjun Bantimurung Maros mulai ramai didatangi pengunjung. Diperkirakan pengunjung bisa mencapai 1000 orang di akhir pekan.

Taman Wisata Alam Bantimurung Maros

Meski jumlah pengujnung tidak seramai sebelum masa pandemi Covid-19. Namun sejak dibuka pada 8 Juni 2020 lalu, jumlah pengunjung setiap hari sudah mulai meningkat.

“Sebelum wabah Covid-19 di akhir pekan seperti ini jumlah pengunjung biasanya sekitar 5 ribuan,” ujar Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief, Minggu (21/6/2020).

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, selain mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker, melakukan cek suhu tubuh dan cuci tangan, kami juga membatasi kuota kunjungan, yaitu 50 persen dari kuota maksimal,” ungkapnya.

Jumlah kapasitas yang bisa ditampung oleh Taman Wisata Alam Terjun Bantimurung Maros sebanyak 10 ribu pengunjung, saat ini pihaknya hanya boleh memasukkan maksimal 5 ribu orang.

Pembatasan jumlah pengunjung ini juga dilakukan sebagai bentuk pemberlakuan pshycal distancing, sehingga pengunjung tidak saling berdesakan.

“Kami juga tidak membolehkan pengunjung yang sedang sakit flu atau pilek memasuki kawasan wisata, bahkan sudah ada beberapa yang kami suruh pulang,” tutupnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru