oleh

Relawan Baznas Maros Lakukan Trauma Healing di Bantaeng dan Jeneponto

Relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Baznas Maros membantu penanganan pasca-bencana banjir Bantaeng dan Jeneponto.

Baznas Maros

Sebanyak 8 orang relawan BTB Baznas Maros ikut membantu kegiatan pemulihan pasca-bencana banjir di dua daerah tersebut.

Ketua Baznas Maros, Andi Said Patombongi, mengatakan, relawan BTB Baznas Maros ikut mendistribusikan bantuan logistik berupa paket sembako kepada warga yang terdampak banjir.

“Kita pasang tenda atau posko dan membuka dapur umum. Tim BTB Baznas Maros juga memberikan dukungan psikososial trauma healing bagi anak-anak yang terdampak bencana,” ujarnya, Kamis (25/6/2020).

Kegiatan trauma healing dilaksanakan di Rusunnawa Dusun Mattoanging Desa Bonto Jaya Kecamatan Bissapu Kabupaten Bantaeng, yang berdekatan dengan Pelabuhan Bantaeng.

Sebanyak 300 orang anak-anak mengikuti kegiatan trauma healing ini, mereka antusias dan bergembira.

Kegiatan trauma healing juga dilaksanakan di posko tanah longsor dan banjir Desa Rumbia Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto. Sebanyak 100 orang anak-anak mengikuti kegiatan trauma healing ini.

Andi Said Patombongi juga menyampaikan bahwa Baznas memiliki lembaga program Baznas Tanggap Bencana yang tersebar di berbagai provinsi dan kabupaten-kota di Indonesia yang selalu siap siaga memberikan respons cepat melayani masyarakat terdampak bencana.

“Kehadiran Tim BTB Baznas Maros di lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Bantaeng dan Jeneponto mendapat apresiasi dari BTB Baznas RI,” tambahnya.

Direktur BTB Baznas RI, Dian Aditya Mandana Putri bersama Tim BTB Baznas RI, Anda APP menyampaikan langsung dukungannya kepada Tim BTB Baznas Maros.

Bahkan keduanya mampir di Maros setelah mengunjungi lokasi bencana di Bantaeng dan Jeneponto, beberapa hari lalu.

Diketahui, banjir melanda Bantaeng pada Jumat sora 12 Juni lalu, menyebabkan kerusakan di beberapa tempat, di antaranya pasar sentral, serta rumah warga.

Data BPBD Bantaeng menyebut sekitar 10 ribu warga terdampak banjir bandang ini. Warga yang terkena banjir bandang tersebut berada di Kecamatan Bissappu dan Kecamatan Bantaeng.

Banjir bandang terjadi akibat akibat meluapnya Sungai Calendu sehingga cekdam Balangsikuyu di Bantaeng mengalami kerusakan di sisi kanan ini, juga menimpa Kabupaten Jeneponto.

Sementara di Jeneponto, terjadi tanah longsor di Desa Rumbia yang menyebabkan 3 rumah hilang dan 4 jiwa ikut terhanyut di tanah longsor. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru