oleh

Pria di Maros Tikam Leher Tantenya Karena Dikatai Miskin Saat Pinjam Uang

-BERITA, RAGAM-296 views

Polisi menangkap pelaku pembunuhan di Dusun Camba Jawa Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros.

Warga Maros Gorok Leher Tantenya Karena Tak Terima Dikatai Miskin Saat Meminjam Uang
Pelaku yang bernama Jumain (36 tahun) warga Dusun Bonto Padalle Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung, tega membunuh tantenya sendiri.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban yang bernama Naharia (53 tahun), karena tersinggung dengan ucapan korban.

Hal itu diungkapkan Wakapolres Maros, Kompol Muhammading saat rilis kasus pada Rabu Rabu 24 Juni lalu.

“Pelaku dan korban masih keluarga, keponakan dan tante. Menurut pengakuan pelaku, awalnya ia datang ke rumah Naharia untuk meminjam uang, tapi malah dihina oleh korban dengan mengatakan, kalau miskin mending mati saja,” ujarnya, Sabtu (27/6/2020).

Kemudian Jumain pulang dan kembali lagi sekitar pukul 00.30 Wita, dengan membawa sepotong kayu dan pisau.

“Naharia kembali menghina korban dengan menuduhnya ingin mencuri karena datang tengah malam. Setelah mendengar perkataan itu, pelaku lalu memukul korban dengan kayu, menikam korban sebanyak enam kali dan menggorok leher korban,” jelasnya.

Jumain lalu meninggalkan lokasi kejadian dan menuju rumah RT untuk diantar ke Polsek Bantimurung untuk menyerahkan diri.

“Warga sekitar sempat berusaha menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit, tapi nyawa korban tidak tertolong lagi,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, pelaku dijerat dengan pasal 338 dan 351 KUHPidana, dengan ancaman penjara 15 tahun.

“Sementara kami dalami, apakah nanti bisa disangkakan dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana,” tutupnya

Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Camba Jawa Desa Baruga Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros, Naharia tewas usai dianiaya oleh penjual sayur, Jumain.

Perempuan yang berkerja sebagai petani itu tewas di rumahnya, pada Jumat 19 Juni pukul 23.30 Wita, kemarin.

Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Rusly mengungkapkan, sekitar pukul 23.00 Wita, pelaku yang berkerja sebagai tukang sayur, menuju dari rumahnya ke rumah korban, sambil membawa pisau dan sepotong kayu.

Setelah tiba di rumah korban, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban untuk dipinjam, tetapi korban tidak bersedia untuk memberikan uang.

“Pelaku kemudian memukul korban dengan menggunakan kayu, karena korban berusaha melawan, pelaku menikam korban beberapa kali pada bagian perutnya, dada dan lehernya,” ujarnya, Sabtu 20 Juni lalu.

Setelah selesai melakukan penganiayaan, pelaku melarikan diri, korban berteriak sehingga didengar oleh tetangganya.

Korban segera dilarikan ke RSUD Salewangang Maros untuk mendapat pertolongan medis. Sekitar pukul 03.30 nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Maros, beserta barang bukti berupa sebilah pisau dan sepotong kayu ukuran 50 cm. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru