oleh

Puskesmas Turikale Maros Hentikan Pelayanan Persalinan Hingga 7 Juli

-BERITA, RAGAM-139 views

Pelayanan bersalin di Puskesmas Turikale Kabupaten Maros terpaksa ditutup sementara. Pasalnya ada dua tenaga medis yang berprofesi sebagai bidan dinyatakan reaktif Covid setelah melakukan rapid test.

Puskesmas Turikale Maros Hentikan Sementara Pelayanan Persalinan
Sehingga 7 Tenaga Kesehatan (Nakes) lainnya yang bekerja di bagian persalinan dirumahkan.

Penghentian sementara pelayanan persalinan dilakukan hingga sepekan mendatang, sejak Sabtu 27 Juni 2020 hingga Selasa 7 Juli 2020.

Hal ini dilakukan untuk melakukan strealisasi, sebagai langkah awal dalam mencegah penyebaran virus.

“Sebenarnya bukan ditutup, tapi disterilkan, agar bisa kembali digunakan untuk umum. Jadi untuk menjaga dampak lebih jauh, kami sterilkan dulu,” ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, Selasa (30/6/2020).

Pelayanan persalinan pun dialihkan ke rumah sakit umum atau puskesmas terdekat.

“Kami alihkan ke rumah sakit, karena jaraknya cukup dekat, juga banyak puskesmas yang dekat dari situ,” jelasnya.

Seorang Nakes Puskesmas Turikale, Muh Amin juga membenarkan hal ini.

“Ada 9 orang yang dirumahkan, dua di antaranya reaktif hasil test rapid. Sisanya mengalami gejala seperti demam dan flu. Belum semuanya sudah melakukan rapid test,” ungkapnya.

Kedua Nakes yang reaktif tersebut sudah diambil swab dan tinggal menunggu hasilnya.

Perlu diketahui saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Maros sudah 188, dengan rincian, 55 isolasi mandiri, 30 dirawat, 97 sembuh dan 6 meninggal. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru