oleh

Harapan Chaidir Syam di Hari Jadi ke-61 Kabupaten Maros

-BERITA, RAGAM-121 views

Pemkab Maros menggelar syukuran Hari Jadi ke-61 Kabupaten Maros di Gedung Serbaguna Pemkab Maros, Sabtu (4/7/2020).

Pemkab Maros
Pelaksanaan perayaan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Maros tahun ini dilakukan dengan cara berbeda, tak ada acara perayaan besar-besaran.

Hanya syukuran sederhana dengan membatasi undangan dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Acara ini dihadiri pejabat dan sejumlah tokoh yang mewakili unsur kemasyarakatan, keagamaan, kepemudaan, kesenian dan kebudayaan, di antaranya, Wakil Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam.

Dia menilai, Kabupaten Maros saat ini telah menjadi kabupaten yang paling berkembang di Sulawesi Selatan, di bawah kepepemipinan Hatta Rahman dalam 10 tahun terakhir.

Hal itu bisa dilihat dari sederet penghargaan dan prestasi yang diraih daerah berjuluk “Butta Salewangang” ini.

“Di balik keberhasilan kepemimpinan Bapak Hatta Rahman saat ini, tentunya kita sangat bersyukur. Karena waktu beliau menjadi Bupati Maros 5 tahun lalu, saya juga dipercaya menjadi Ketua DPRD Maros. Sehingga sinergi antara pemerintah daerah-DPRD merupakann sinergi yang positif dalam menggerakka pembanguan di Maros,” ujarnya.

Dia mengatakan, pencapaian itu dapat dilihat saat ini. Adanya sinergitas antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memikirkan pembangunan merupakan kunci keberhasilan Kabupaten Maros saat ini.

Terlepas dari keberhasilan itu, Chaidir Syam mengatakan masih ada hal-hal yang menjadi perhatian besar ke depan di Kabupaten Maros. Utamanya untuk generasi muda, bidang pertanian, kesehatan dan olahraga.

“Bagaimana generasi muda di Maros mendapatkan peluang usaha dan keterampilan. Bagaiman pertanian kita makin maju, begitu pula bidang kesehatan dan lainnya. Ini semua menjadi hal-hal mendasar ke depannya,” ucapnya.

Dia melanjutkan, di hari jadi ke-61 Kabupaten Maros ini, juga merupakan ajang introspektif bagi kita semua.

Dia berharap ke depan pembangunan ini akan terus berlanjut dan bisa mensinergikan semua kompenen masyarakat dengan baik di dalamya.

“InsyaAllah, itu yang paling utama, bagaimana kita merangkul semua elemen agar ikut bertisipasi dalam proses pembangunan dan mengisi pembanguna tersebut. Ini harapan kita ke depan,” jelasnya.

Untuk diketahui, hari jadi atau hari lahir Kabupaten Maros ditetapkan 4 Juli 1959.  Hal itu berdasarkan aspek yuridis, yakni dengan terbitnya Undang Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II se Sulawesi, termasuk di dalamnya Kabupaten Maros.

Meski hari jadi Kabupaten Maros ditetapkan 4 Juli 1959, namun jejak rekam kesejarahan Maros yang tidak terlepas dari eksistensi kerajaan-kerajaan yang berada di wilayah Maros sejak abad ke-17 tetap menjadi bagian tak terpisahkan dan selalu diperhatikan pada setiap pelaksanaan peringatan Hari Jadi Kabupaten Maros. (*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru