oleh

Ini Dia Pilot Pertama Asal Maros

-BERITA, RAGAM-4.809 views

Alumni SMK Teknologi An-Nas Mandai Maros, M Yusuf Fadli jadi pilot pertama asal Maros. Dia Taruna Akademi Penerbangan Indonesia di Banyuwangi

Ini Dia Pilot Pertama Asal Maros M Yusuf Fadli

Sejak kecil, dia memang bercita cita ingin jadi pilot. Dia senang melihat dunia kedirgantaraan sehingga saat lulus SMP, kemudian memilih melanjutkan belajar ke SMK Teknologi Penerbangan An-Nas Mandai Maros.

Di SMK Teknologi Penerbangan An-Nas Mandai Maros dia memulai belajar tentang penerbangan dan lulus dengan predikat baik.

Dia dibekali dasar-dasar ilmu penerbangan dan praktek di Bandara Sultan Hasanuddin juga di Skadron TNI-AU Sultan Hasanuddin.

M Yusuf Fadli menceritakan, setelah lulus SMK, putra asli Maros ini melanjutkan pendidikan di sekolah pilot di Angkasa Aviation Akademi, sekolah pilot swasta milik Lion Air Group, tahun 2016.

Bahkan hingga 3 kali dia mencoba tes di sekolah pilot tersebut, semangatnya tak pernah padam.

“Saya tidak pernah menyerah, saya kembali mendaftar hingga ke 4 kalinya. Saya akhirnya lolos pisikotest tetapi kembali gagal di tahap akhir. Saya tidak mau menyerah begitu saja hingga saya mendaftar sampai yang 5 kalinya dan saya kembali masuk lolos hingga tahap akhir. Hingga kemudian menunggu tahap pantaukhir,” ujar M Yusuf Fadli, Minggu (5/7/2020).

Dia melanjutkan, sambil menunggu pengumuman, dirinya kemudian mendapat informasi bahwa dia ikut tes seleksi lagi di BPSDM Kemenhub, namun kembali gagal di tahap kedua. Pengumuman di Angkasa Aviation Akademi juga gagal di tahap pantaukhir .

“Waktu itu saya kembali ke kampung halaman di Maros dengan membawa kekecewaan  tetapi keluarga saya selalu memberi semangat, akhirnya bangkit lagi,” tambahnya.

Saat BPSDM Kemenhub kembali membuka pendaftaran, dia kembali ikut test. Sebelum ikut test, dia minta restu orang tua.

“Saya bilang, ibu izinkan saya ikut test untuk terakhir kalinya, jika gagal, ini jadi yang terakhir. Saya kembali mendaftar dan mengikuti alurnya hingga, Alhamdulillah setelah 3 bulan test saya dinyatakan lulus di kampus Akademi Penerbangan Indonesia di Banyuwangi pada tahun 2018,” paparnya.

Dua tahun mengikut tes dan lulus pada seleksi yang ke-7 kalinya. Dia kemudian mengikuti pendidikan pada fase PPL, CPL dan IR.

“Saat ini saya di fase IR, dengan mengantongi jam terbang 140 jam. Kurang 22 jam lagi akan di wisuda. Selalu bersyukur atas semua yang telah saya capai. Semua ini hanya titipan dari Allah Swt. Sukses itu ketika kita mau berdoa, berusaha dan yakin semua pasti ada jalan dan yang tidak kalah penting doa orang tua,” ucapnya.

Saat bersekolah di SMK Teknologi An-Nas Mandai Maros, M Yusuf Fadli merupakan taruna yang berprestasi.

Kepala SMK Teknologi An-Nas Mandai Maros, Andi Nelly Handayani SPd MPd menyampaikan, selain pendidikan menjadi Pilot, sekolah binaan Dr H Nasiruddin Rasyid MP, eks Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Maros, juga telah mencetak mekanik dan teknisi pesawat yang telah bekerja di berbagai maskapai di Indonesia.

SMK Teknologi An-Nas Mandai Maros tidak hanya menekankan pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tapi juga mengutamakan pembinaan mental dan spritual sebagai pondasi pada setiap taruna dan taruni.

Pada tahun ajaran 2020/2021, SMK Teknologi An-Nas Mandai Maros yang beralamat di Jalan Rambutan BTN H Banca Mandai Maros ini sudah mulai menerima pendaftaran Taruna-Taruni baru mulai awal Juli sampai 30 Agustus 2020.

“Semoga putra-putri Maros bisa mengikuti jejak M Yusuf Fadli  untuk bisa bergabung di dunia penerbangan. Apalagi Maros memiliki Bandara Sultan Hasanuddin, sehingga diharapkan putra-putri asal Maros bisa memanfaatkan peluang yang ada untuk bekerja dan berkarya di dunia kedirgantaraan,” paparnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru