oleh

Sudah 45 PNS Pemkab Maros Terpapar Covid-19

-BERITA, RAGAM-1.644 views

Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di dalam lingkup Pemkab Maros, terus bertambah. Saat ini sudah ada 45 PNS yang terkonfirmasi positif.

Sudah 45 PNS Pemkab Maros Terpapar Covid-19
Hal itu disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin.

“Sudah ada 45 PNS yang dinyatakan positif. Tidak ada yang dirawat, semua melakukan isolasi mandiri di rumah dan duta Covid-19 di hotel,” ujarnya, Jumat (24/7/2020).

Ke-45 ASN ini, berasal dari Inspektorat, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Sekertariat Daerah (Setda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“PNS terbanyak dari Inspektorat, sekitar 33 orang, sisanya itu tersebar di 5 instansi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa tidak semua PNS yang terpapar memiliki kaitan dengan Inspektorat. Pasalnya, ada beberapa PNS yang tidak memiliki riwayat kontak dengan Inspektorat.

Dia juga menyampaikan, penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di Maros, dikarenakan ketidakpatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Pihaknya berharap agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada, sehingga penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir.

“Masyarakat juga harus jujur jika merasa pernah melakukan kontak dengan pasien positif, karena itu bisa mempermudah kami dalam melakukan tracing,” jelasnya.

Sehubungan dengan banyaknya PNS yang terpapar Covid-19, Bupati Maros, HM Hatta Rahman telah mengeluarkan Surat Edaran agar seluruh PNS lingkup Pemkab Maros melakukan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Hal ini untuk mencegah atau mengurangi dampak Covid-19 di lingkungan kerja. WFH dilakukan pada Kamis 23 Juli  dan Jumat 24 Juli ini.

Surat Edaran ini dikecualikan bagi PNS yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit dan puskesmas.

“Jadi nanti kita liat lagi, apakah jumlahnya akan terus bertambah atau tidak, jika bertambah mungkin edaran untuk WFH akan diperpanjang,” ungkapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru